Galat basis data WordPress: [Table 'medg6566_wp818.wp8e_trustindex_google_reviews' doesn't exist]
SHOW COLUMNS FROM `wp8e_trustindex_google_reviews` LIKE "highlight"

Galat basis data WordPress: [Table 'medg6566_wp818.wp8e_trustindex_google_reviews' doesn't exist]
ALTER TABLE `wp8e_trustindex_google_reviews` ADD highlight VARCHAR(11) NULL AFTER rating

4 Museum Dunia yang Memuat Koleksi dari Indonesia

4 Museum Dunia yang Memuat Koleksi dari Indonesia

4 Museum Dunia yang Memuat Koleksi dari Indonesia

4 Museum Dunia yang Memuat Koleksi dari Indonesia

Berbeda dengan negara lain yang cenderung memiliki budaya yang homogen, Indonesia kaya akan benda warisan budaya. Potensi geografis Indonesia yang terdiri dari negara kepulauan menjadikan budaya satu dengan lainnya memiliki kekhasan. Namun semenjak era kolonialisme di Nusantara, banyak terjadi pemindahtanganan benda bersejarah tersebut. Baik yang dibawa secara pribadi oleh para kolektor bangsa lain, atau pengambilan paksa dari proses penyitaan saat penjajahan. Akibatnya banyak benda bersejarah Indonesia yang tersebar di berbagai negara. Benda-benda tersebut tersimpan dengan baik di museum-museum negara lain. Yuk, kita bahas mengenai 4 museum dunia yang memuat koleksi asal Indonesia.

 

Metropolitan Museum of Arts, US

Metropolitan Museum of Art atau yang bisa disebut Met. Museum ini merupakan museum seni terbesar dan terlengkap di New York City dan salah satu yang terkemuka di dunia. Museum ini didirikan pada tahun 1870 dan dibuka dua tahun kemudian. Kompleks bangunan di lokasinya yang sekarang di Central Park dibuka pada tahun 1880. Bangunan utama yang menghadap Fifth Avenue, dirancang oleh Richard Morris Hunt. Pengerjaan bangunan ini selesai pada tahun 1902 dan pada 2016 disebut “The Met Fifth Avenue.” McKim, Mead, dan White merancang tambahan tertentu di kemudian hari. 

Di museum ini, kamu bisa menemukan berbagai karya seni peninggalan Indonesia sejak ratusan tahun sebelum masehi. Mulai dari patung, tombak, kain lurik, alat musik, dan benda – benda bersejarah lainnya. Di sini juga tersimpan tombak Petaka Wiranagari Nareswara dan Baruna peninggalan Majapahit, serta keris Durgo Ngerik abad ke – 14 loh!

 

Tropen Museum, Belanda

Didirikan pada tahun 1864, Tropen Museum merupakan salah satu museum etnografi dan antropologi terbesar di Amsterdam. Museum ini menyimpan koleksi benda-benda sejarah peninggalan bekas negara koloni Belanda, termasuk Indonesia. Di salah satu sisi bangunan terdapat relief yang menceritakan sejarah bagaimana bangsa Belanda berlayar melewati lautan dan benua hingga bisa sampai ke Indonesia.

Museum ini juga menyimpan berbagai lukisan, wayang, alat musik, patung, senjata kuno, artefak tekstil, hingga rempah-rempah Indonesia juga ikut dipamerkan di museum ini. Salah satu yang paling menarik adalah museum ini juga memamerkan koleksi foto-foto dan video tentang Indonesia pada zaman kolonial Belanda. Tropen Museum dipercaya sebagai museum yang paling banyak memiliki koleksi peninggalan dari Indonesia.

 

Hubungi tim marketing kami di sini.

 

Museum Fur Volkerkunde, Jerman

Museum Volkenkunde adalah museum tentang etnologi di kota Leiden, Belanda. Bangunan ini didirikan pada tahun 1837 dan adalah salah satu museum pertama di Eropa yang memfokus pada pengumpulan benda, penelitian ilmiah, presentasi ke publik, dan pendidikan.  Museum Volkenkunde adalah bagian dari Dutch Museum of World Cultures, kombinasi dari tiga museum etnografi di Belanda (termasuk Tropen Museum di Amsterdam). Dutch Museum of World Cultures  ini memiliki 1486 objek dari Nias dalam koleksinya; mayoritas dari ini dikumpulkan oleh Palmer van den Broek yang tinggal di Indonesia pada abad ke-19.

Di museum ini kamu bisa menemukan berbagai artefak dan peninggalan masa lalu dari Indonesia mulai dari wayang golek, topeng, keris pangeran Diponegoro, prasasti pemakaman monumental (penji), dari Kepulauan Sunda Kecil, Sumba Tengah, Indonesia.

 

National Museum of Denmark. Denmark

Museum Nasional Denmark atau yang dikenal dengan National Museet terletak di Kopenhagen. Museum ini merupakan museum terbesar di Denmark yang menyimpan koleksi sejarah budaya, termasuk di tengahnya sejarah Denmark dan budaya – budaya dari luar negeri. Pada museum ini terdapat benda pemeran dari seluruh alam, termasuk dari Greenland sampai Amerika Serikat. Sebagai tambahan, museum ini menjadi sponsor untuk SILA – Pusat Riset Greenland di Museum Nasional Denmark untuk melaksanakan penelitian semakin lanjut terhadap arkeologi dan antropologi di Greenland.

Ketika kamu berkunjung ke museum ini, kamu akan menemukan rangkaian benda – benda etnografi peradaban Aceh sejak tahun 1850 – 19900, 140 buah koleksi barang antik dari Aceh yang dikumpulkan dari para pedagang, ahli antropologi dan juga para penjelajah termasuk juga perisai perang dan selendang yang dipamerkan di museum ini.

 

Mediamaz Translation Service

Demikian, deretan 4 museum dunia yang bermuat koleksi asal Indonesia. Kamu memiliki rencana mengunjungi negara – negara tersebut? Yuk urus segala kebutuhan dokumen kamu di Mediamaz, dengan harga yang terjangkau namun hasil terjemahannya pun berkualitas. Konsultasikan kebutuhan kamu dengan tim marketing kami. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.