5 Trik Membuat Motivation Letter untuk Beasiswa Luar Negeri

5 Trik Membuat Motivation Letter untuk Beasiswa Luar Negeri

Banyak dari kita ingin pergi ke luar negeri dan siapa yang tidak ingin ke sana apalagi diberikan kesempatan mendapatkan beasiswa. Ada suatu harapan khusus kenapa kamu ingin ke sana bukan? Tapi tahukah kamu betapa pentingnya menulis motivation letter yang harus dikirimkan ke penyelenggara beasiswa? Untuk itu, yuk sama – sama kita bahas mengenai motivation letter dan 5 trik membuat motivation letter ala Meddy.

 

Sekilas Tentang Motivation Letter

Faktanya, motivation letter memiliki banyak sebutan loh, sahabat Meddy. Misalnya Motivation Statement atau Statement of Purpose atau Letter of Intent dan Personal Statement.

Banyak ya nama lainnya?

Motivation Letter itu sendiri merupakan sebuah tulisan yang biasanya berupa esai dengan panjang kalimat sekitar 500 kata, Isinya pun tentang siapa diri kamu, apa tujuan hidup kamu, latar belakang pendidikan, potensi apa yang kamu miliki, serta apa harapan yang kamu mau ketika melanjutkan studi.

Pada dasarnya, motivation letter adalah esai yang menunjukkan cara kamu berpikir. Dan biasanya dibuat untuk memenuhi syarat pengajuan beasiswa di universitas dalam atau luar negeri, sebagai persyaratan pengajuan lamaran kerja, kegiatan sosial, atau pertukaran pelajar. Bahasa yang digunakan dalam menulis motivation letter biasanya menggunakan bahasa Inggris. Membuat motivation letter juga tidak perlu bertele – tele dan berlebihan ya guys.

 

Trik Menulis Motivation Letter

Pada bagian ini, Meddy akan memberikan kamu trik dalam menulis motivation letter, yuk diperhatikan ya!

  1. Tata bahasa

Menulis motivation letter itu bukan seperti kamu mengetik di room chat atau bahkan story instagram ya. Kamu harus menggunakan tata bahasa yang baik dan benar. Gunakan kata baku, perhatikan tanda baca, dan jangan gunakan singkatan. Usahakan untuk stay humble dalam menulis motivation letter, jangat terlihat sombong namun jangan juga terlihat pesimis.

2. Tulisan secara terstruktur

Agar perekrut  tidak bingung ketika membaca motivation letter kamu, maka sebaiknya tulis secara terstruktur ya , sahabat Meddy. Kamu bisa mulai dari pengalaman hidup yang membawa kamu tertarik dengan beasiswa atau pekerjaan yang dituju. Kemudian, baru masuk ke biografi singkat tentang kamu, lanjut ke skill yang kamu miliki, kemudian tujuan kamu dari beasiswa ini dan lain – lain.

3. Ikuti Guiding Question

Ketika menulis motivation letter, biasanya pihak kampus atau yang dituju akan memberikan guiding questions alias beberapa pertanyaan atau poin penting yang harus kamu jelaskan dalam motivation letter. Nah, tulislah sesuai dengan guiding question yang diberikan.

4. Beritahu Kelebihan dan Kekurangan

Saat menulis motivation letter, kejujuran menjadi salah satu poin yang dinilai loh. Untuk itu, jelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan kamu apa adanya, tidak perlu melebih – lebihkan. Apa kelebihan yang membuat kamu berbeda dari kandidat lain? Nah, tuliskan dan jelaskanlah hal tersebut.

5. Jelaskan visi kamu

Pihak perekrut pun ingin mengetahui apakah kamu memiliki visi atau mimpi yang hendak dicapai ketika kamu mengajukan beasiswa ini. Jelaskan apa mimpi kamu dan bagaimana beasiswa ini sangat membantu kamu dalam meraih mimpi tersebut.

 

Hal – hal yang Perlu Dihindari Saat Membuat Motivation Letter

Dalam membuat motivation letter, ada beberapa hal yang harus kamu hindari sahabat Meddy. Supaya motivation letter kamu diterima dengan baik oleh perekrut.

  1. Menulis terlalu banyak, tidak penting, dan bertele – tele

Meskipun kamu memiliki segudang pengalaman, pilihlah pengalaman yang tepat dan sesuai dengan tujuan kamu.

      2. Klise

Atau bisa dikatakan terlalu mainstream, seperti contoh: “Saya ingin berkontribusi bagi nusa dan bangsa tercinta Indonesia”

     3. Memelas

Seperti contoh: “Saya berasal dari keluarga miskin.” atau “Saya hidup susah”

     4. Menjilat

Kata lainnya terlalu melebih – lebihkan, seperti “Kamus dan negara Anda adalah yang terbaik di dunia!.”

 

Hal – hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum kamu menulis motivation letter, alangkah baiknya kamu mencari informasi dari kampus atau penyelenggara beasiswa tujuanmu. Seperti:

  1. Beberapa pemberi beasiswa meminta informasi tertentu untuk dicantumkan di motivation letter/cover letter
  2. Secara umum, poin – poin penting sebelumnya hanya merupakan “format standar” sehingga perlu disesuaikan kembali dengan guideline beasiswa (apa yang mereka inginkan)
  3. Banyak pelajari contoh pembuatan motivation letter. khususnya dari penerima beasiswa sebagai perbandingan dari berbagai sudut pandang.

 

Layanan Mediamaz Translation Service

Demikian, informasi singkat mengenai 5 trik membuat motivation letter dan hal – hal yang perlu dihindari dan diperhatikan dalam pembuatan motivation letter. Bagi kamu yang ingin mengurus dokumen keluar negeri, nggak usah bingung! Kamu bisa serahkan semua kepada kami, semua akan beres sesuai dengan waktu yang ditentukan. Lebih lanjut, hubungi kami di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *