7 Makanan Khas Arab Ini Dijamin Bikin Kamu Pengen Coba!

Apa yang anda ketahui ketika mendengar negara Arab Saudi? Pasti hal yang pertama anda sebut adalah negara Gurun pasir bukan? Negara Arab memang identik dengan gurun pasirnya, namun selain terkenal akan hal itu, makanan khas Arab juga tidak kalah terkenalnya loh! Mungkin sebagian dari anda hanya mengetahui kebab yang menjadi makanan khas orang Arab.

makanan khas arab

Via flickr.com

Makanan khas Arab memiliki ciri khas tersendiri yang terdiri dari rempah-rempah yang berlimpah. Pada artikel kali ini kami akan memberikan rekomendasi makanan Arab, artikel ini dapat anda jadikan referensi ketika berkunjung ke Arab dan ingin mencoba kuliner otentik khas negara Arab.

Informasi kali ini kami peroleh dan kami rangkum berdasarkan rekomendasi orami.co.id

7 DAFTAR MAKANAN DAN MINUMAN KHAS ARAB SAUDI

  1. Falafel

Makanan khas Arab Saudi yang satu ini merupakan salah satu makanan yang populer dikalangan orang Arab dan dunia. Falafel adalah sejenis bola roti yang digoreng dengan bahan dasar buncis atau kacang fava dengan cita rasa banyak rempah dan bumbu yang segar.

Bagi anda seorang vegan atau vegetarian tidak usah ragu untuk mencoba makanan yang satu ini, sebab makanan khas Arab ini tergolong kedalam makanan vegan. Makanan khas orang Arab ini tidak hanya terkenal dikalangan orang Arab saja melainkan di beberapa bagian Timur Tengah lainnya seperti Mesir, Suriah, Lebanon, Turki hingga Israel.

Falafel dibuat dengan menggabungkan beberapa bahan seperti buncis, rempah aromatic yang kemudian dibentuk bulat-bulat. Cara memasaknya pun sesuai selera anda, yaitu dengan digoreng atau dipanggang, namun jika ingin mendapatkan tekstur yang renyah, anda harus menggoreng falafel.

  1. Nasi Kebuli

Nasi kebuli atau dalam bahasa Arab disebut dengan Kabuly merupakan makanan khas orang Arab selanjutnya yang terkenal. Makanan ini merupakan makanan berat orang Arab karena terdiri dari nasi yang dimasak dengan kaldu kambing, susu, dan campuran mentega atau ghee (minyak samin).

Tahukah anda jika nasi kebuli merupakan makanan khas Arab yang ada di Indonesia? Nasi kebuli didalm beberapa sumber merupakan makanan Indonesia yang mendapat akulturasi dari bangsa Arab. Meski makanan ini memang makanan asli dari Timur Tengah, namun Indonesia juga memiliki versi tersendiri yang dikenal dengan nasi kebuli.

Pengaruh akulturasi makanan tersebut didapat dari Yaman yang memiliki nasi kebuli dengan beda nama yaitu mandhi atau kabsa. Tidak hanya mendapat pengaruh dari Yaman saja, nasi kebuli Indonesia juga dipengaruhi oleh masakan India (biryani), dan Afghanistan (kabuli palaw).

Suku Betawi merupakan suku di Indonesia yang mengkonsumsi makanan khas Arab ini, terutama jika ada perayaan besar seperti lebaran, Idul Adha, ataupun Maulid. Nasi kebuli kini menjadi makanan khas Arab yang populer di Indonesia, sekarang ini sudah banyak sekali orang membuka lapak usaha nasi kebuli.

Bisnis kuliner yang satu ini sekarang sedang ramai dikembangkan oleh sejumlah orang Indonesia, karena orang Indonesia yang penasaran akan cita rasa nasi khas Arab ini tidak perlu jauh-jauh untuk terbang ke Arab demi menikmati nasi rempah yang satu ini.

Namun jika anda ingin memiliki pengalaman kuliner asli Arab, tidak ada salahnya untuk anda pergi ke Arab dan mencoba nasi mandhi dengan cita rasa otentik.

  1. Hummus

Hummus adalah salah satu makanan pokok orang Arab jaman dulu yang juga menjadi makanan tradisional Arab. Makanan ini merupakan kombinasi antara buncis dan asam yang dihaluskan sehingga memiliki tekstur seperti pasta.

Hummus biasanya dimakan Bersama dengan roti, keripik atau yang lainnya, dengan kata lain hummus adalah pasta celup khas Arab. Bahan yang terdapat didalam hummus tidak hanya buncis saja, melainkan terdiri dari pasta wijen atau tahini, bawang putih.

Sebelumnya, hummus tidak dimasak menggunakan minyak zaitun, namun di era modern ini makanan khas Arab yang satu ini telah menjadi populer dibeberapa kalangan dan banyak yang menggunakan minyak zaitun demi menjaga kesehatan.

Hummus pada saat ini tidak hanya disajikan sebagai makanan asin saja, namun beberapa orang menjadikan hummus kedalam beberapa termasuk yang paling populer adalah hummus coklat. Bahan dasar hummus cokelat tidak lain adalah menggunakan cokelat atau beberapa orang juga memasukan labu.

  1. Shawarma

Untuk anda pecinta kuliner daging, wajib mencoba menu khas Arab yang satu ini! Shawarma atau kebab khas Arab adalah makanan khas di Timur Tengah yang dibuat dari bahan daging kambing, sapi, ayam yang diberi rempah-rempah.

Pada awalnya makanan ini berasal dari Turkey yang muncul di abad ke-19. Kemudian makanan ini dibawa dan dikenalkan ke Yunani akan tetapi orang Yunani menggunakan daging babi atau ayam. Kemudian makanan ini banyak disebarluaskan hingga sampai ke Meksiko yang dibawa oleh imigran asal Lebanon.

Shawarma merupakan salah satu jajanan khas Arab yang mudah anda jumpai di Arab. Di Indonesia juga demikian, makanan khas Arab ini dijadikan sebagai street food yang mudah anda jumpai dimana saja, namun tentu saja rasanya akan berbeda dengan shawarma.

Pembuatan shawarma sendiri menggunakan teknik marinasi dengan berbagai jenis bumbu seperti kunyit, jinten, paprika. Daging shawarma kemudian dipotong hingga tipis, kemudian ditumpuk ke alat gantung daging dan dimasak hingga daging mengeluarkan aroma dan juicy.

  1. Muttabaq (Martabak)

Anda pasti sudah tidak asing dengan makanan yang satu ini? Orang Indonesia pasti pernah mencoba kuliner yang biasanya terdapat di jalanan ini. Martabak atau Muttabaq merupakan makanan yang berasal dari Arab Saudi.

Makanan ini juga merupakan makanan tradisional Arab yang banyak dijumpai di Malaysia, Indonesia, Brunei dan biasa disebut dengan martabak atau murtabak. Secara tradisional, muttabaq dibuat dengan cara menipiskan adonan tepung kemudian digoreng kedalam wajan lebar.

Isi didalam martabak adalah daging cincang, daun bawang, tomat, telur, bawang putih dan jahe cincang dan tidak lupa rempah-rempah. Anda tentunya dapat mengganti isi dari muttabaq dengan keju, coklat, sayuran, green tea dan lain-lain.

  1. Sobia (Sobya)

Sobya adalah minuman khas Arab yang banyak diminati terutama ketika bulan Ramadhan. Minuman ini populer di wilayah Timur Tengah lainnya termasuk Mesir. Minuman sobya terbuat dari beras, gula, kelapa, susu, dan barley yang dihancurkan.

Walaupun minuman ini terbuat dari beras, sobya bukanlah golongan alkohol. selama bulan puasa, minuman ini dikemas dalam botol dan mudah dijumpai di sekitar jalan, kedai minuman, kaki lima.

  1. Qishr

Qishr adalah minuman tradisional Arab dan Yaman yang terbuat dari bahan kopi, jahe, sekam, gula, dan juga kayu manis. Biasanya minuman ini diminum panas-panas dan juga disajikan untuk tamu sebagai tanda keramahan dari orang Arab.

Qishr memiliki 2 jenis perbedaan, yaitu bersumber dari pegunungan Hajjah dan Haraaz. Pegunungan Hajjah, cita rasa qishr ditambahkan dengan caramel atau buah. Dan untuk pegunungan Haraaz, qishr hanya memiliki cita rasa buah saja.

LAYANAN LEGALISASI MEDIAMAZ TRANSLATION SERVICE

Itulah Informasi yang kami berikan kepada anda mengenai rekomendasi makanan khas Arab yang wajib anda coba ketika mengunjungi Arab.

Apakah anda tertarik dan memiliki plan untuk pergi berlibur atau melaksanakan ibadah ke Negara Arab? sebelum memiliki plan ke negara Arab, ada baiknya untuk melakukan legalisasi dokumen bahasa Arab di perusahaan yang terpercaya.

Kami Mediamaz Translation Service siap membantu anda dalam mengurus berbagai macam Legalisasi dokumen bahasa asing hingga paspor untuk anda yang ingin berbisnis atau keperluan luar negeri lainnya. Kami merupakan perusahaan penerjemah Nomor 1 di Indonesia yang juga melayani jasa Legalisasi dokumen bahasa asing anda.

Kami mempermudah pengurusan dokumen seperti paspor, Ijazah anda sesuai dengan negara tujuan anda, segera hubungi tim marketing kami melalui website resmi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Jasa Legalisasi Dokumen Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *