7 Pertanyaan Wajib Saat Wawancara Beasiswa, Harus Kamu Persiapkan!

7 Pertanyaan Wajib Saat Wawancara Beasiswa, Harus Kamu Persiapkan!

7 Pertanyaan Wajib Saat Wawancara Beasiswa, Harus Kamu Persiapkan!

7 Pertanyaan Wajib Saat Wawancara Beasiswa, Harus Kamu Persiapkan! Perjalanan untuk meraih beasiswa yang diinginkan memang sebuah proses yang sangat panjang dan berliku – liku. Salah satu tahapan yang umum menjadi penentu kelulusan sebuah program beasiswa adalah tahapan wawancara. 

Hal yang perlu disiapkan 

Ada banyak hal yang harus kamu persiapkan untuk dapat mendaftar program beasiswa, baik itu dari segi akademik dan juga berbagai berkas. Wawancara salah satunya merupakan tahapan penting pada saat melamar kerja, mendaftar beasiswa atau mendaftar masuk kuliah.

Tahapan ini termasuk tahapan yang cukup menegangkan dan tidaklah mudah bagi sebagian besar orang. Oleh karena itu, selain kamu harus dapat menjawab pertanyaan pada saat wawancara ada pula hal – hal yang harus kamu persiapkan, seperti CV, Portfolio yang dapat menonjolkan kemampuanmu, gali informasi mengenai posisi atau jurusan hingga perusahaan atau universitas yang dituju.

Berpenampilan rapi dan sopan, datang tepat waktu, jangan lupa body language, siapkan jawaban – jawaban yang sekiranya kamu tahu akan ditanyakan, dan berikan aura dan kesan yang positif. 

Hal – hal tersebut mungkin terdengar mudah dan sederhana, namun banyak tidak sedikit yang lupa dan gagal karena tidak adanya persiapan kecil tersebut. Oleh karena itu, mulai dari sekarang coba perhatikan hal – hal kecil sebelum kamu wawancara ya!

7 pertanyaan yang selalu ditanyakan saat wawancara beasiswa

Pada tahap wawancara, kamu akan dihadapkan dengan deretan pertanyaan dari pewawancara. Berikut 7 pertanyaan yang selalu ditanyakan saat wawancara beasiswa dalam Bahasa Inggris. 

1.Tell us about yourself

Biasanya ini menjadi pertanyaan pertama saat wawancara beasiswa. Manfaatkan momen ini untuk menunjukkan siapa diri kamu, minatmu dan hal – hal lain.

2.What is your greatest strength/weakness?

Pertanyaan ini sering dikatakan sebagai pertanyaan menjebak. Oleh karena itu, berhati – hatilah saat menjawab. Ketika membicarakan kelebihan, jangan terlalu rendah hati apalagi rendah diri. Pastikan kamu mempunya contoh untuk mendukung jawabanmu. 

3.Were you involved in any activities at school or in your community?

Tunjukkan bahwa kamu juga aktif dalam berbagai kegiatan diluar sekolah atau akademik. Ini kesempatan bagi kamu untuk menggambarkan bahwa kamu pribadi yang bisa bekerja sama dengan orang lain serta memiliki etos kerja yang baik.

Sebutkan saja aktivitas yang kamu rasa paling berkesan dan berhubungan dengan beasiswa yang ditawarkan.

4.How do you see yourself in five years?

Pewawancara ingin melihat rencana jangka panjangmu. Tidak ada jawaban yang salah, tidak apa menggambarkan keadaan yang kamu sendiri tidak 100% yakin akan kamu tempuh. Berikan gambaran pencapaian yang menggambarkan visimu.

5.Describe your biggest mistake

Pikirkan baik – baik kesalahan terbesar yang pernah kamu lakukan. Disini, pewawancara ingin tahu seberapa sadar kamu atas kekurangan dan kesalahanmu. Lebih dari itu, mereka ingin melihat apakah kamu belajar dari kegagalan.

6.Why do you deserve this scholarship?

Lagi – lagi ini pertanyaan yang cukup sulit. Jujur dan terbukalah dalam menjawab pertanyaan ini. Baca deskripsi beasiswa mengenai kualitas kandidat yang dicari. Fokus pada poin – poin yang sesuai dengan pribadi dan pengalaman.

7.Why did you choose this school/university?

Kamu dapat menjelaskan keterkaitan universitas yang kamu pilih dengan bidang atau kemampuan yang ingin kamu kembangkan untuk mencapai mimpimu. 

Tips untuk menjawab pertanyaan saat wawancara

Ketika kamu menghadapi beberapa pertanyaan, kamu harus menjawab dengan penuh persiapan dengan menambah bekal informasi seputar wawancara tentang tujung beasiswa, kriteria kandidat yang terpilih dan lain sebagainya. Sehingga kamu akan memiliki gambaran luas dan lebih leluasa dalam menjawab.

Salah satu tujuan dari tahapan wawancara adalah untuk menunjukkan dirimu yang sebenarnya. Apakah informasi yang kamu kumpulkan menunjukkan dirimu yang sebenarnya. Oleh karena itu, jawablah semua pertanyaan dengan jujur dan apa adanya dan yakinlah pada diri sendiri. 

Dan yang terakhir, gunakan seni berkomunikasi dengan baik, waktu wawancara yang terbatas menuntut kamu untuk mengatur waktu sebaik – baiknya. Kamu bisa memilih salah satu topik yang sering menjadi syarat kualifikasi beasiswa, seperti leadership, communication skill, teamwork atau problem solver

Cukup ceritakan secara baik dan sistematis tentang kelebihan yang kamu miliki. Tidak jauh berbeda dengan teknik ‘menjual diri’ di hadapan penguji. Karena kamu harus meyakinkan mereka mengapa kamu layak untuk dipilih.

Dokumen yang harus kamu siapkan untuk mendaftar beasiswa

Adapun dokumen yang harus disiapkan sebagai pelengkap saat pendaftaran beasiswa. Dokumen – dokumen tersebut berupa esai dan CV untuk beasiswa, Ijazah dan transkrip nilai, LOA (Letter of Acceptance), sertifikat bahasa, paspor dan visa, akte kelahiran, KTP, dan surat rekomendasi. 

Dokumen – dokumen diatas merupakan dokumen penting yang harus kamu siapkan untuk mendaftar beasiswa dan persiapan hingga tahap wawancara. Oleh karena itu, jangan sampai ketinggalan ya!

Ijazah, transkrip nilai serta dokumen pendukung kamu belum menggunakan bahasa yang sesuai untuk daftar ke universitas. Jangan khawatir! Kamu bisa menggunakan layanan ekspress yang Meddy miliki. Jangan panik dengan tenggat waktu, Meddy bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kamu.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *