Galat basis data WordPress: [Table 'medg6566_wp818.wp8e_trustindex_google_reviews' doesn't exist]
SHOW COLUMNS FROM `wp8e_trustindex_google_reviews` LIKE "highlight"

Galat basis data WordPress: [Table 'medg6566_wp818.wp8e_trustindex_google_reviews' doesn't exist]
ALTER TABLE `wp8e_trustindex_google_reviews` ADD highlight VARCHAR(11) NULL AFTER rating

Biaya Kuliah di Jepang yang Harus Kamu Persiapkan!

Biaya Kuliah di Jepang yang Harus Kamu Persiapkan!

Biaya Kuliah di Jepang yang Harus Kamu Persiapkan!

Biaya Kuliah di Jepang yang Harus Kamu Persiapkan!

Ada banyak pelajar Indonesia yang tertarik melanjutkan studi ke Negeri Sakura, Jepang. Sebelum benar – benar memutuskan untuk melanjutkan studi di institut pendidikan tinggi di Jepang. Kamu juga harus mempertimbangkan banyak hal, selain sistem pendidikan persyaratan masuk hal yang harus menjadi pertimbangan adalah biaya kuliah. Artikel ini akan membahas mengenai biaya kuliah di Jepang, yang harus kamu persiapkan.

 

Berapa Biaya Masuk Universitas di Jepang?

Biaya kuliah di Jepang ditentukan oleh jenis institusi tempat kamu belajar serta pilihan program yang kamu ambil. Rata – rata biaya kuliah di Senmon gakko adalah sekitar 3 juta yen atau sekitar 426 juta rupiah. Sementara jika program yang kamu ambil berada di Tanki Daigaku, kuliah di Jepang dengan biaya sendiri yang harus kamu lakukan adalah sekitar 20% lebih mahal, yaitu sekitar 511 juta rupiah.

Namun, jika mengambil program di Universitas, biaya kuliah di jepang yang harus kamu keluarkan bergantung pada jenis universitasnya. Universitas nasional umumnya memiliki biaya kuliah paling rendah yaitu 5jt yen (710 juta rupiah) untuk program 4 tahun. 

Sementara universitas negeri berada di level yang sama dengan universitas nasional, namun dengan keistimewaan biaya lebih murah untuk penduduk lokal daerah tersebut. Sedangkan universitas swasta biasanya berbiaya lebih mahal yaitu sekitar 7jt yen (995 juta rupiah) ke atas untuk program 4 tahunnya.

 

Biaya Hidup di Negeri Sakura

Untuk kamu yang ingin kuliah di Jepang, penting banget untuk cari tahu seberapa besar biaya hidup di sana. Karena, perkiraan biaya hidup di Jepang nanti akan jadi landasan kamu buat mempersiapkan budget

Jepang memang mempunyai inflasi yang rendah. Namun, inflasi yang rendah itu sepertinya nggak mempengaruhi beberapa biaya kebutuhan di sana. Malahan, ada biaya yang besarnya bakal bikin kamu keheranan. Apalagi biaya kesehatannya. Sudah pasti kamu harus mempunyai asuransi yang cover area internasional.

 

Hubungi tim marketing kami di sini.

 

Tips Berhemat di Jepang

Sudah jadi rahasia umum bahwa cara hidup hemat orang jepang telah menginspirasi banyak orang. Pasalnya krisis ekonomi besar – besaran pada 1990 hingga 2000, serta berbagai bencana alam yang sempat terjadi di Jepang ternyata berdampak besar pada gaya hidup masyarakatnya.

Mau tak mau, masyarakat Jepang harus menerapkan cara hidup hemat demi bertahan hidup. Apalagi biaya hidup di Jepang terbilang sangat tinggi. Yuk tiru 3 cara menghemat ala orang Jepang berikut ini.

  1. Menggunakan transportasi umum

Sebagai salah satu negara produsen mobil yang cukup besar di dunia, lalu lintas di Jepang justru tidak ada apa – apanya dibandingkan dengan Jakarta. Salah satu alasannya, mayoritas masyarakat di Jepang lebih memilih menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.

     2. Tekan biaya sewa tempat tinggal

Untuk pemilihan tempat tinggal, banyak warga Jepang yang memilih tinggal di hunian sempit. Alasannya, selain biaya sewa yang lebih terjangkau, biaya perawatannya pun jadi lebih murah.

     3. Selalu membuat daftar belanja

Membuat daftar belanja merupakan cara menghemat uang yang kerap dilakukan warga Jepang, terutama ibu rumah tangga. Sesampainya di toko, mereka langsung menuju rak produk yang diperlukan.

Dengan begitu, mereka tidak menghabiskan waktu untuk melihat – melihat produk lain dan berakhir membeli produk yang tidak dibutuhkan. Cara ini sangat efektif untuk membuat anggaran belanja tidak over budget, sekaligus memastikan tidak ada kebutuhan yang lupa dibeli. 

 

Rekomendasi Universitas dan Biaya Kuliahnya

Gaya hidup orang Jepang yang terlihat umumnya melahirkan anggapan bahwa kuliah di Negeri Samurai tersebut sangat mahal. Rata – rata biaya hidup di Jepang bisa menghabiskan biaya sekitar 138 ribu yen atau setara dengan Rp.15jt rupiah perbulan. Jika tinggal di Tokyo, biaya tersebut melambung tinggi Selain Tokyo, ada kota lainnya, yaitu Kyoto. Kota ini bisa menjadi pilihan untuk kuliah. Soal biaya hidup, dana yang dikeluarkan di kota ini terbilang cukup murah. Secara karakter kota, Kyoto mirip dengan Yogyakarta di Indonesia. Kota ini terkenal sebagai kota pelajar di Jepang.

Ritsumeikan University merupakan salah satu universitas yang berada di Kyoto, untuk kualitas dan program studi di perguruan tinggi, Kyoto juga tidak kalah dengan Tokyo. Kelas tersebut juga punya kelas internasional dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Kampus ini menawarkan dua program sarjana S1 (empat tahun), yaitu program Fakultas College of Policy Science/Community and regional Policy Studies Major (CRPS) dan Fakultas College of International Relations/ Global Studies Major (GS).

Beruntungnya, belajar di kampus ini banyak fasilitas penunjangnya bagi mahasiswa. Bagi mahasiswa asing bisa tinggal di apartemen satu ruangan yang difasilitasi oleh Ritsumeikan University dengan perabot lengkap. Biaya harus dikeluarkan mahasiswa pun hanya berkisar antara 35.000 yen – 50.000 yen per bulan atau setara Rp 3,5 juta sampai Rp 5 juta per bulan.

 

Layanan Mediamaz Translation Service

Jadi bagaimana tertarik untuk lanjut kuliah di Jepang? dengan perkiraan besaran biaya hidup dan biaya kuliah yang akan kamu tanggung selama berada di jepang. Nggak usah khawatir juga, terdapat beasiswa untuk beberapa universitas di Jepang,lho!

Untuk perihal mengurus dokumen, kamu bisa konsultasikan kebutuhan kamu ke tim marketing kami. Mediamaz Translation Service memiliki berbagai layanan jasa seperti Jasa Penerjemah, Legalisasi dan Interpreter.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.