Jadi Tempat Ziarah? Cek 10 Fakta Menarik Gunung Fuji

Gunung Fuji sangat terkenal karena menjadi ikon paling terkenal di Jepang dengan bentuk kerucut puncaknya yang menawan. Walaupun bukan di dunia, tetapi gunung Fuji adalah yang tertinggi di Jepang.

Pada awalnya karena penduduk menganggap gunung Fuji adalah tempat keramat dan menjadi situs suci untuk penganut Shinto, kegiatan mendaki tidak diperbolehkan. Konon katanya, kegiatan mendaki lereng gunung merupakan acara ziarah pemeluk keyakinan Shinto. Tetapi saat ini, sudah ada perizinan yang memperbolehkan kegiatan mendaki walau hanya selama periode musim panas.

Selain menjadi tempat untuk kegiatan mendaki, gunung Fuji juga merupakan rumah bagi resor ski Fujiten dan Snowtown Yeti. Para pengunjung pun bisa bermain ski di resor sambil menikmati keindahan pemandangan alam di sekitar.

Setelah mengetahui informasi sekilas tentang gunung Fuji, berikut Mediamaz sajikan ulasan lengkap tentang demografi, sejarah, 10 fakta menarik hingga misteri yang tersimpan di dalamnya.

gunung fuji jepang

Demografi Gunung Fuji

Pada tahun 2013, gunung Fuji tergabung ke dalam situs warisan dunia UNESCO (World Heritage Site). Gunung Fuji terletak di Kitayama, Fujinomiya, Prefektur Shizuoka, Jepang. Hanya berjarak 100 kilometer dari Tokyo, figur ikonik Jepang ini memiliki ketinggian 3.776 m (12.389 kaki) dan menjadi gunung tertinggi ke-35 di dunia. Terkenal dengan keindahan salju yang menyelimuti puncak lereng simetris klasiknya, suhu rata-rata gunung mencapai -15.7°C dengan suhu terendah 9.3°C.

Meskipun kebanyakan orang menganggap bahwa gunung Fuji hanya ada satu, tetapi sebenarnya terdiri dari tiga gunung berapi yang berbeda. Sebagai gunung berapi aktif hingga saat ini, tercatat bahwa terdapat 17 letusan  yang kerap terjadi. Tetapi yang paling terkenal adalah letusan pada tahun 1707 M.

Pada gambar, terlihat hamparan perairan yang mengelilingi daerah sekitar gunung. Adapun faktanya, terdapat lima danau terkenal terdekat yang mengelilingi gunung yaitu danau Yamanakako, Kawaguchiko, Saiko, Shojiko, dan Motosuko. Banyak yang menyebut kelima danau tersebut dengan julukan “The Fuji Five Lakes”.

Selanjutnya meskipun memiliki suhu rendah yang ekstrim, terdapat beberapa binatang yang hidup di sana. Seperti capricornis crispus, beruang hitam, rubah, tupai, dan 33 spesies mamalia lainnya. 

Sejarah Nama Gunung Fuji

Masih menjadi diskusi perdebatan tentang asal muasal nama gunung Fuji, karena beberapa memiliki kisah yang berbeda. Untuk kisah penamaan Fuji pertama tercantum dalam Tale of The Bamboo Cutter pada abad ke-10. Dimana dalam pembahasannya menyatakan bahwa fuji memiliki arti “abadi” yang terinspirasi dari pendakian tentara pada lereng gunung. Konon katanya, kaki gunung Fuji juga kerap digunakan sebagai tempat pelatihan terpencil untuk samurai kuno.

Kisah lain selanjutnya menyatakan bahwa namanya berarti “semua hal di atas”. Dimana gunung selalu berdiri kokoh menjulang tinggi di tempat dan memberikan makna yang berbeda untuk siapa saja yang pernah mengagumi di bawahnya.

Sejarah Gunung Fuji yang Suci

Gunung Fuji adalah simbol terkenal dari negara Jepang, karena selalu digunakan untuk kartu pos dan film. Seperti ulasan sebelumnya, Fuji adalah gunung suci. Sejarah ini pertama terukir saat penduduk asli Jepang kuno, suku Ainu menganggapnya demikian.

Selanjutnya, beberapa penganut sekte Buddha juga turut menganggap gunung sebagai tempat suci yang sakral. Sehingga pada abad ke-12, banyak orang mulai mendaki gunung untuk menjalankan kegiatan asketisme (mencari kelahiran kembali).

Terus menerus menjadi budaya yang berlanjut, akhirnya pada abad ke-15 muncul mitologi baru. Yang mana gunung Fuji merupakan rumah bagi dewi bernama Konohanasakuya-hime (dewi gunung berapi dan simbol kehidupan duniawi Jepang).

Selain itu, agama Shinto juga adalah agama selanjutnya yang menganggap gunung Fuji sebagai tempat istimewa. Hal ini selanjutnya yang membuat mereka membangun delapan kuil besar dan ratusan kuil kecil di kaki gunung.

BACA JUGA: Wajib Banget Dikunjungi! Ini 10 Tempat Wisata Populer Jepang

Fakta Menarik Tentang Gunung Fuji

1. Keindahan Gunung Berasal dari Aktivitas Vulkano

Selalu menjadi objek foto paling digemari bagi para fotografer alam, keindahan bentuk gunung Fuji sekarang bukanlah bentuk aslinya. Karena bentuk kerucut simetris gunung yang dimilikinya sekarang berasal dari beberapa aktivitas vulkanik dan letusan gunung.

Tetapi yang menarik jika melihat lebih jauh tentang sejarahnya, gunung Fuji adalah gunung yang terbentuk akibat letusan gunung Komitake (gunung bersejarah sebelum Fuji. Di sisi lain, Fuji adalah salah satu dari gunung berapi yang memiliki komposit paling langka. Komposit tersebut terbentuk dari basal, sebuah batuan beku dari pendinginan lava yang cepat.

2. Gunung Keabadian

Banyak yang menyebut demikian, karena berdasar atas cerita zaman Heian (794-1185) yang berjudul “The Tale of The Bamboo Cutter”. Dalam cerita disebutkan bahwa ada seorang kakek pemotong bambu tua yang menemukan anak kecil dalam sebatang bambu.

Kemudian singkat cerita, kakek tersebut membesarkannya bersama sang istri. Lalu tumbuhlah sang anak menjadi wanita dengan kecantikan yang bisa membuat kaisar dan pangeran mengejarnya. Tetapi dia menolak semua lamaran, karena dia adalah putri Kaguyahime dari bulan dan harus segera kembali. Dan pada akhirnya, dia meninggalkan ramuan keabadian untuk kaisar agar bisa awet muda.

Hidupnya pun penuh dengan kesedihan karena tidak ditemani oleh putri Kaguyahime. Akhirnya kaisar pun mendaki puncak tertinggi gunung untuk membakar ramuan itu. Dengan sejarah inilah, gunung Fuji adalah gunung keabadian.

3. Pendaki Pertama Adalah Seorang Biarawan

Tidak ada informasi yang menyebutkan nama dari pendaki pertama gunung Fuji ini. Tetapi banyak yang meyakini bahwa ada seorang biarawan yang mendaki gunung sekitar tahun 663 M. Konon setelah berita tentang pendakian pertama ini tersebar, pendaki lain mulai berdatangan untuk berlomba-lomba mencapai puncak.

4. Wanita Tidak Boleh Mendaki Gunung

Larangan agar wanita tidak mendaki gunung Fuji terjadi selama berabad-abad hingga akhir 1860-an. Adapun adanya larangan ini adalah karena banyak yang percaya bahwa wanita (terutama yang cantik) dapat mengganggu pertapaan suci di gunung. Tetapi yang uniknya lagi adalah wanita yang mendaki gunung konon dapat membuat Konohanasakuya-hime (putri Kaguyahime) marah dan membuat gunung Fuji meletus lagi.

5. Memiliki Iklim Tundra

Puncak gunung Fuji yang bersalju menjadi figur yang ikonik. Hal ini adalah karena gunung memiliki iklim tundra (kutub). Adapun iklim tundra adalah musim dingin berkepanjangan dan musim panas berkepanjangan. Sehingga, puncak gunung bisa memiliki suhu yang sangat rendah selama beberapa bulan dalam setahun.

6. Merupakan Bagian dari Taman Nasional Jepang

Taman nasional Jepang adalah taman yang mempunyai pengunjung paling banyak. Taman ini terbentang luas 299,34 km dari Tokyo. Karena fakta geografisnya yang tergabung pada letak taman nasional Jepang, gunung Fuji pun menjadi salah satu bagiannya.

BACA JUGA: Jangan Sampai Ketinggalan Info, Ini Daftar Beasiswa Jepang 2022!

7. Peristiwa Pesawat Jatuh Dekat Gunung Fuji

Pada 5 Maret 1966, pesawat Boeing 707 jatuh di gunung Fuji dan menewaskan 113 penumpang dan 11 awak di dalamnya. Penyebabnya adalah karena pesawat mengalami masalah penerbangan tidak lama setelah terbang dari bandara Internasional Tokyo. Adapun rinciannya adalah terjadi turbulensi udara yang ekstrem akibat gelombang lee yang melawan arah angin gunung Fuji.

8. Trek Gotemba adalah Rute Tersulit Menuju Puncak

Gunung Fuji memiliki empat rute utama yang tersedia untuk menuju puncak. Masing-masing rute tersebut setidaknya mencakup lima stasiun peristirahatan. Adapun empat rute pendakian gunung Fuji adalah rute Yoshida, Fujinomiya, Subashiri, dan Gotemba.

Rute Gotemba adalah jalur tersulit dan terpanjang untuk menuju puncak. Sedangkan yang termudah adalah rute Yoshida. Menurut Facts.net, hanya 5% hingga 10% pendaki yang memilih rute ini.

9. Melahirkan Standar Kecantikan “Dahi Fuji”

Dalam bahasa Jepang, dahi fuji atau fuji bitai adalah julukan untuk seorang wanita dengan garis rambut yang membentuk dahinya mirip dengan gunung Fuji. Adapun, ukiyo-e (blok kayu Jepang) dari zaman Edo menggambarkan situasi ini dengan ilustrasi spesifik tentang wanita dengan dahi fuji. Sejak itu, dahi fuji menjadi fitur cantik untuk wanita Jepang.

10. Sebagian Tanah Gunung Fuji Adalah Properti Pribadi

Meski gunung Fuji adalah milik negara, tetapi 3.360 m tanah ke atas gunung sebenarnya adalah wilayah pribadi Fujisan Hongū Sengen Taisha. Dimana dia juga memiliki lebih dari 1.300 kuil di seluruh negara kepulauan tersebut.

Tertarik Untuk Berwisata ke Gunung Fuji yang Hanya 2,5 Jam dari Tokyo?

Segera siapkan visa dan paspor sesuai dengan kebutuhan perjalanan. Jika Anda membutuhkan jasa penerjemah dokumen ke dalam 12 bahasa asing, tim penerjemah tersumpah dari Mediamaz TS siap membantu.

Tidak perlu khawatir akan keabsahan hasil terjemahan yang akan sampai pada tangan Anda, karena tim penerjemah kami terdiri dari para profesional berpengalaman.

Selain itu juga semua penerjemah tersumpah Mediamaz TS telah memiliki izin dari pemerintah negara dan kedutaan besar negara asing, sehingga dokumen hasil terjemahan nantinya akan dapat diakui secara hukum.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan terkait jasa penerjemah tersumpah kami, maka segera hubungi kami dan dapatkan juga paket potongan harga khusus sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *