Ingin kuliah di Australia? Ini Biaya Masuk Universitas di Australia

Ingin kuliah di Australia? Ini Biaya Masuk Universitas di Australia

Ingin kuliah di Australia? Ini Biaya Masuk Universitas di Australia

Ingin kuliah di Australia? Ini Biaya Masuk Universitas di Australia. Berbicara mengenai kuliah di luar negeri, Australia merupakan salah satu negara yang sering menjadi pertimbangan oleh pelajar internasional. Mengapa? tentu karena kualitas pendidikan yang bisa bersaing dengan negara – negara besar seperti Inggris dan Amerika. Bahkan, Australia masuk dalam lima besar negara favorit bagi pelajar internasional.

 

Berapa biaya masuk kuliah di Australia?

Berbicara mengenai biaya kuliah universitas di luar negeri, semua orang mungkin setuju jika biaya pendidikan di luar negeri sangat berbeda. Meski begitu, hal ini tidak membuat niat banyak orang untuk menempuh pendidikan di luar negeri. salah satu negara dengan kualitas pendidikan yang unggul dan seringkali dituju oleh banyak pelajar adalah Australia, khususnya Melbourne. 

Tidak perlu heran karena negara yang satu ini memiliki lima universitas terbaik menurut data QS World. Salah satu universitas yang banyak dituju ketika kuliah di Australia adalah University of Melbourne.

Jika kamu ingin kuliah di Australia terutama di universitas satu ini, maka kamu perlu mengetahui soal University of Melbourne tuition fees. Karena, biaya yang akan dikeluarkan di setiap universitas jelas akan berbeda. Adapun biaya masuk universitas di Australia, University of Melbourne sesuai dengan jurusan yang terdapat di universitas ini.

 

  1. Agriculture (including Agriculture – Dookie)
$44,256 / Rp.480jt
  1. Computing
$44,736 / Rp.484jt
  1. Engineering
$44,736 / Rp.484jt
  1. Information Systems
$44,736 / Rp.484jt
  1. Mathematics, Statistics
$44,672 / Rp.483jt
  1. Optometry
$52,864 / Rp.572jt
  1. Science
$46,464 / Rp.502jt
  1. Surveying
$44,736 / Rp.484jt
  1. Veterinary Science
$70,080 / Rp.758jt
  1. Built Environment
$42,400 / Rp.484jt
  1. Accounting, Administration, Commerce, Economics
$44,512 / Rp.481jt
  1. Education
$33,824/ Rp.366jt
  1. Behavioural Science
$43,584 / Rp.471jt
  1. Dentistry
$69,600/ Rp.753jt
  1. Health (non-clinical)
$43,584/ Rp.471jt
  1. Medicine
$90,400-$95,648 / Rp.978jt – Rp.1.035.293
  1. Nursing
$33,024 / Rp. 357jt
  1. Other Health
$43,584 / Rp.471jt
  1. Physiotherapy
$46,240 / Rp.500jt
  1. Arts, Foreign Languages, Humanities, Social Studies
$33,824
  1. Law
$44,384

 

Biaya hidup di Australia, mahal kah?

Selain mempertimbangkan biaya masuk kuliah di Australia, kamu juga harus mempertimbangkan biaya hidup selama disana. Biaya hidup di Australia sama dengan negara lainnya yang terdiri dari tiga pengeluaran utama, yaitu biaya akomodasi, transportasi dan makanan.

Sebagai salah satu destinasi studi favorit pelajar Indonesia, ternyata masih banyak yang belum mendapat gambaran mengenai biaya hidup di negeri kangguru tersebut. Artikel ini akan mengulas sedikit mengenai gambaran biaya masuk kuliah di Australia dan biaya hidup pelajar internasional. 

Rata – rata pelajar internasional yang kuliah di Australia mengeluarkan biaya hidup sebesar 1500 – 2500 AUD/bulan atau setara dengan Rp.14.957.250 – Rp.24.928.750,- / bulan. biaya ini tentu bervariasi, tergantung daerah tempat kamu tinggal, gaya hidup. Berikut adalah perkiraan biaya hidup di beberapa kota yang populer bagi pelajar.

  • Sydney: Mulai dari 1900 AUD/ Rp.20jt perbulan
  • Melbourne: Mulai dari 1500 AUD/ Rp.16jt perbulan
  • Adelaide: Mulai dari 1300 AUD/ Rp.14jt perbulan
  • Canberra: Mulai dari 1400 AUD/ Rp.15jt perbulan
  • Brisbane: Mulai dari 1400 AUD / Rp15jt perbulan

1.Biaya tempat tinggal di Australia

Ada beberapa pilihan untuk tempat tinggal di Australia yang bisa kamu pilih selama kuliah di Australia yaitu dengan menyewa rumah atau apartemen, akomodasi kampus dan homestay.

Meskipun kebanyakan ketika kamu kuliah di Australia, setiap universitas menyediakan asrama untuk mahasiswa, akan tetapi kuotanya sangat terbatas. Oleh karena itu, mayoritas mahasiswa tinggal menyewa guest house, homestay, dan jenis tempat tinggal lainnya saat mereka kuliah di Australia.

Selain itu, ketika kamu kuliah di Australia kamu dapat menyewa tempat tinggal dengan teman – temanmu dengan biaya yang lebih terjangkau. Kamu dapat menyewa melalui agen properti atau juga bisa secara langsung. Jika kamu menyewa bersama, kamu akan dikenakan biaya sekitar AUD 85 – 215 atau sekitar 800 ribu hingga 2 juta rupiah per minggu.

Jika kamu ingin lebih menghemat dengan tidak mengeluarkan biaya transportasi ketika kamukuliah di Australia, kamu juga dapat tinggal di dalam kampus seperti asrama mahasiswa. Biaya yang akan kamu keluarkan untuk asrama mahasiswa adalah sekitar 11.000 – 22.000 AUD atau sekitar 103-206 juta rupiah pertahun.

Jika selama kamu kuliah di Australia kamu memilih untuk homestay merupakan pilihan akomodasi dimana kamu akan tinggal bersama keluarga lokal. Keluarga yang akan tinggal bersamamu akan diperiksa secara keseluruhan untuk memastikan apakah mereka dapat memberikan lingkungan yang aman dan nyaman untuk siswa. Biaya yang dikeluarkan untuk homestay biasa sudah termasuk makanan dan kebersihan yaitu sekitar 235-325 AUD atau sekitar 2,2 – 3 juta rupiah per minggu.

2.Makanan

Ketika kamu memutuskan untuk kuliah di Australia, biaya hidup di Australia untuk makanan yang terdiri dari bahan makanan dan makanan di luar. Kamu mungkin akan menghabiskan sekitar 80 – 280 AUD per minggu yang setara dengan 750 ribu hingga 2,6 juta rupiah. Selain itu kamu juga akan membutuhkan untuk gas dan listrik dengan biasa 35 – 140 AUD atau sekitar 327 ribu hingga 1,3 juta rupiah per minggu.

3.Transportasi

Selama kamu kuliah di Australia, transportasi umum yang ada di negara ini meliputi bus, kereta, tram, ferry dan lain – lain yang sudah terintegerasi dan dikelola dengan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta. Sistem yang digunakan pun adalah prepaid card ticketing sehingga dengan satu kartu prabayar kamu dapat menggunakan moda transportasi berbeda. 

Walaupun demikian, beberapa negara bagian masih ada yang menerapkan sistem pembelian tiket atau tunai. Biaya yang akan kamu keluarkan untuk transportasi umum berkisar antara 15 – 55 AUD atau sekitar 140 – 515 biru per minggu.

4.Kebutuhan lain

Kebutuhan harian lainnya selama kamu kuliah di Australia adalah internet dan telepon yang biayanya berkisar antara 20 – 55 AUD per minggu atau sekitar 187 – 515 ribu rupiah. Selanjutnya kamu berkemungkinan akan membutuhkan tempat belanja harian maupun kebutuhan sandang yaitu pakaian.

Pengeluaran biaya hidup ketika kuliah di Australia selanjutnya adalah untuk kebutuhan hiburan yang jumlahnya sekitar 800 – 100 AUD atau sekitar 150 – 936 ribu rupiah perminggu. Walaupun demikian, angka ini tentu sangat bergantung pada jenis kebutuhan hiburan masing – masing.

Jika dikalkulasikan, biaya hidup di Australia yang setiap bulan yang harus kamu keluarkan sebagai pelajar internasional adalah sekitar 1500-2500 dolar per bulan. Jumlah tersebut jika dirupiahkan adalah sekitar 15-25 juta rupiah dan sudah mencakup kebutuhan makan, tempat tinggal, transportasi dan kebutuhan lainnya. 

 

Tips Berhemat di Australia

Jika kita sudah melihat dan mengetahui kisaran biaya hidup dan biaya kuliah di Australia, membuat sebagian kita menjadi cemas. Namun, sebenarnya biaya tersebut tergantung dengan bagaimana cara hidup kamu dan cara kamu meminimalisir pengeluaran dengan hal – hal berikut. 

1.Memilih Tempat Tinggal

Tips ini merupakan sesuatu yang paling penting untuk kamu pikirkan. Harus tinggal dimana selama kuliah di Australia? Untuk kamu yang mungkin masih berumur 18 tahun, sangat disarankan ketika kamu kuliah di Australia mengambil homestay. Biaya homestay sendiri seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bisa kamu gunakan dan biaya tersebut sudah mencangkup semua, seperti makan pagi dan malam, listrik dan air.

Untuk kamu yang berusia 18 tahun keatas bisa menggunakan akomodasi dari kampus, apartemen atau yang paling disarankan adalah sharing rumah dan kamar dengan teman. Sehingga bisa lebih menghemat untuk keperluan makan, listrik dan air yang ditanggung bersama.

2.Berbelanja dengan pintar

Selama kamu kuliah di Australia, dengan adanya keinginan untuk makan di restoran atau bar bisa sangat menguras banyak biaya. Kamu bisa menghemat itu semua dengan berbelanja di outlet atau farmers markets. Dan cobalah untuk memasak sendiri dirumah. 

Sama halnya dengan membelanjakan untuk barang – barang lainnya seperti baju, tas, sepatu dan lain sebagainya. Mungkin kamu bisa di sela – sela waktu luangmu mencari promo – promo di internet, sehingga kamu bisa memenuhi keinginan kamu dengan harga yang mungkin lebih murah dibanding harga aslinya.

Namun kembali lagi, jika kamu benar – benar ingin berhemat. Biasakan untuk tidak memenuhi keinginan kamu tapi belajar lah untuk memilih barang yang kamu butuhkan.

3.Bekerja Part Time

Tips terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menghemat selama kamu kuliah di Australia adalah dengan mencari kerja part time, yang mana tips ini selain untuk menambah uang sakumu bisa membuat kamu juga belajar lebih menghemat pengeluaran.

Ketika kamu kuliah di Australia, banyak hal yang akan kamu dapatkan saat kamu bekerja part time, selain membuat kamu lebih mengerti untuk tidak mengeluarkan uang untuk hal – hal tidak penting, kamu juga bisa lebih mengasah kemampuan bahasa inggris dan keahlian bidang terkait juga. 

Selain itu, bisa menambah pengalaman untuk resume kamu ketika nanti kamu lulus kuliah di Australia dan ingin melamar pekerjaan, Tak lupa melatihmu bertanggung jawab untuk tidak melupakan tujuan utama sebagai pelajar di Australia.

 

Rekomendasi universitas lainnya

Selain University of Melbourne, kamu bisa juga kuliah di Australia dengan memilih universitas lain yang memiliki kualitas pendidikan baik selain dari University of Melbourne. 2 Universitas terbaik lainnya yang bisa jadi bahan pertimbangan.

1.Monash University

Universitas ini merupakan anggota dari Group of Eight, atau sebuah aliansi universitas terkemuka di Australia yang diakui karena kualitas dan keunggulannya dalam proses pengajaran. Aliansi ini menghasilkan lulusan dengan kualitas baik yang mudah mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi.

Secara garis besar, biaya kuliah di Australia selama per tahun berdasarkan jenjang studi adalah AUD 29,900 atau sekitar Rp.313.134.932 pertahun untuk program S1. Sedangkan program S2, biaya yang harus dikeluarkan sebesar AUD 28,800 – AUD 42,200 atau sekitar Rp.265jt – 297jt. Biaya inipun diluar kebutuhan pribadi seperti akomodasi, transportasi dan lain-lainnya. 

2.Australian Catholic University

Australian Catholic University merupakan universitas negeri katolik terkemuka yang ada di Australia. Memiliki empat fakultas yang menawarkan gelar sarjana, magister, doctoral. 

Jika kamu tertarik ingin kuliah di Australia terutama di universitas ini, maka kamu harus mempersiapkan dana sebesar AUD 25,990 atau setara dengan Rp.272.454.693 untuk pendidikan S1 dan AUD 25,670 atau Rp.269.100.114 untuk pendidikan S2. Biaya tersebut diluar biaya hidup yang harus dikeluarkan selama kamu kuliah di Australia.

Bagaimana, kamu tertarik untuk melanjutkan kuliah di Australia? tentu kamu bisa mencari beasiswa – beasiswa yang tersedia untuk beberapa universitas.

Dengan berbagai kemudahan dan manfaat, Anda tidak perlu repot mengurus dokumen dan mengkhawatirkan dokumennya akan rusak/terbaca isinya dengan orang lain. Anda dapat daftarkan dan persiapkan dokumen yang diperlukan. Anda dapat juga berkonsultasi perihal hal lain dengan menghubungi kami.

 

Lihat Perusahaan | Tentang Kami | Promo Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *