Ini loh Tips Membuat CV dan Resume Untuk Daftar Beasiswa Luar Negeri

Ini loh Tips Membuat CV dan Resume Untuk Daftar Beasiswa Luar Negeri

Ini loh Tips Membuat CV dan Resume Untuk Daftar Beasiswa Luar Negeri

Era saat ini sudah cukup banyak list beasiswa yang sedang maupun akan segera buka periode pendaftaran di tahun 2021.Setiap program beasiswa tentu memiliki kriteria serta syarat pendaftaran- masing, namun ada satu dokumen penting yang hampir selalu diminta setiap program beasiswa.

Cara memperoleh beasiswa luar negeri

Bersekolah atau kuliah di luar negeri merupakan impian bagi sebagian orang. Namun sayangnya masih banyak yang menganggap biaya belajar di luar negeri itu mahal dna prosesnya tidaklah mudah. 

Kalau kamu ingin memperoleh beasiswa luar negeri, kamu hanya butuh untuk lebih giat dalam mencari informasi. Dengan banyaknya beasiswa luar negeri yang tersedia, jangan sampai karena tidak mendapat cukup informasi bisa menghambat cita – citamu untuk kuliah di luar negeri.

Setelah itu persiapkan dokumen – dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk dapat mendaftar beasiswa yang dituju. Salah satu dokumen pentingnya adalah CV atau Resume. Jika kamu diminta untuk mengirimkan curriculum vitae (CV), cobalah untuk membuat CV semenarik mungkin. 

Kemudian, hal penting lainnya ketika kamu ingin mendapatkan beasiswa luar negeri adalah menulis esai. Walaupun tidak semua lembaga yang memberikan beasiswa mewajibkan pelamarnya menulis esai, namun jika kamu melampirkan esai didalam portfolio CV, tentu akan mendapat nilai lebih. Nah artikel ini akan membahas mengenai ini loh tips membuat CV dan Resume untuk beasiswa ke luar negeri

Perbedaan CV dengan Resume

CV atau Curriculum Vitae merupakan dokumen yang mendeskripsikan secara kronologis mengenai data diri, pendidikan, pengalaman kerja, dan juga pencapaian prestasi yang berhasil diraih dalam pengalaman profesi dan bidang akademik.

Dalam membuat CV sebaiknya informasi yang diberikan lebih detail mengenai apa saja pencapaian yang sudah kamu lakukan dalam sebuah posisi pekerjaan. Penggunaan CV di luar negeri lebih banyak digunakan oleh profesi yang bergerak dalam dunia pendidikan seperti dosen atau pengajar. 

Sedangkan, Resume merupakan CV dengan format yang lebih singkat. Dokumen ini merangkum pengalaman profesional kamu, lebih menekankan pencapaian kamu, serta memberikan informasi tentang tujuan karir kamu.

Resume lebih bersifat fleksibel karena setiap bagiannya bisa diatur sedemikian rupa untuk menekankan pencapaian tertentu. Data di resume pun tidak harus ditulis secara kronologi mengingat format resume dapat diubah sesuai dengan kebutuhan.

Manfaat membuat CV dan Resume

Adapun manfaat yang akan kamu dapatkan ketika kamu sudah mengantongi CV atau Resume sebelum mendaftar beasiswa ataupun pekerjaan adalah kamu akan lebih bisa mempersiapkan diri dari jauh – jauh hari pendaftaran.

Kamu pun juga dapat memaksimalkan isi dari CV atau Resume itu sendiri. Dengan lebih menjelaskan mengenai keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya. Sehingga kamu tidak akan merasa terburu – buru dan memiliki waktu untuk mencari referensi dalam pembuatan CV atau Resume yang baik untuk mendaftar beasiswa di internet.

Karena, tidak jarang ternyata yang menganggap membuat CV atau Resume merupakan hal yang mudah. Sehingga mereka menyepelekan isi dari CV atau Resume tersebut. Padahal jika dilihat dari kegunaannya pun dengan melalui CV, setiap orang akan dapat mengetahui dan menelaah setiap orang dari informasi yang dicantumkan di dokumen tersebut. Ini loh tips membuat CV dan Resume untuk daftar beasiswa luar negeri.

Hal – hal yang harus dihindari saat membuat CV atau Resume

Dalam pembuatan CV atau Resume pun kamu tidak boleh asal – asalan, lho guys! Artinya, kamu harus tetap memperhatikan setiap isi dari CV atau Resume tersebut sesuai dengan prosedur pembuatan CV atau Resume atau tidak. 

Seperti halnya, jangan mencantumkan terlalu banyak informasi seperti hobi yang tidak ada hubungannya dengan tujuanmu. Kemudian foto yang terdapat di CV atau Resume pun harus jelas, dengan kualitas bagus dan background polos dengan pakaian yang rapi, tidak boleh selfie ya!

Dan hal terpenting lainnya adalah kamu tidak boleh berbohong atas apa yang kamu cantumkan di CV atau Resume kamu. Dan biasanya kebohongan akan terlihat setelah kandidat telah diterima. Oleh karena itu, penting untuk menyertakan portofolio agar perekrut dapat menilai kualitasmu dan tidak hanya mengandalkan persentase kemampuanmu saja.

Tips membuat CV atau Resume

Ini loh tips membuat CV dan Resume untuk kamu yang ingin mendaftar beasiswa ke luar negeri.

  1. Desain CV dan Resume yang simple

Desain CV dan resume yang bagus adalah yang eye catching namun tetap terlihat simpel. “Jika isi adalah raja, maka desain adalah ratunya” ujar Debra Wheatman dari Careers Done Write. Menurut Debra, beberapa yang harus diperhatikan adalah pemakaian italic, bold, dan capslock yang digunakan untuk penekanan serta pemilihan jenis huruf yang dipakai.

     2. Deskripsi diri yang singkat dan padat

Kalimat panjang lebar tentang diri kamu adalah sesuatu hal yang sudah ketinggalan zaman. Dibanding seperti menulis diary atau surat curhat, yang perlu kamu buyat adalah paragraf statement yang singkat dan padat mengenai kenapa kamu adalah kandidat yang tepat.

    3. Hindari format CV atau Resume untuk beasiswa yang berlebihan

Seperti yang sudah diketahui, desain CV pada era sekarang sudah sangat bervariasi. Namun, kamu mesti berhati – hati karena tidak semua desain CV itu sesuai untuk pendaftaran beasiswa.

Ketika kamu mendesain CV atau Resume untuk beasiswa, yang harus kalian ingat adalah: jangan terlalu berlebihan hingga segi keformalan dari CV itu hilang dan justru terkesan seperti pamphlet. 

    4. Tulisan riwayat pendidikan yang paling up-to-date

Ketika membuat CV untuk beasiswa, tentu riwayat pendidikan kita menjadi hal yang paling utama. Bagi kalian pencari beasiswa, memang riwayat pendidikan kita dimulai dari TK hingga perguruan tinggi. Namun, kamu nggak perlu mencantumkan semuanya lho. Untuk CV beasiswa, jenjang pendidikan yang perlu kamu cantumkan hanyalah SMA dan universitas saja!

   5. Tulisan CV beasiswa dalam Bahasa Inggris

Untuk kalian pencari beasiswa, profesionalitas kita akan tercermin dari bahasa yang kita gunakan. Artinya, semakin kita dapat menguasai bahasa komunikasi utama seperti Bahasa Inggris, maka nilai di depan review akan semakin bertambah.

Hal yang harus kamu ingat, CV Bahasa Inggris kita akan mempengaruhi ekspektasi pewawancara tentang kemampuan berbahasa Inggris kalian. Jadi kalau CV-mu tidak mencerminkan kemampuan bahasa aslimu, ini justru akan menjadi pertanyaan besar.

Layanan

Jadi, jangan khawatir konsultasikan kekhawatiran kamu tentang dokumen pendukung kalau belum menggunakan bahasa yang sesuai untuk mendaftar beasiswa. Kamu bisa menggunakan layanan yang Meddy miliki. Jangan panik dengan tenggat waktu, Meddy bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *