Mediamaz Translation Service | Perusahaan Penerjemah Indonesia #1

Dari Gojoseon hingga Joseon, Berikut Daftar Dinasti yang Pernah Memerintah

Apakah Kalian tahu bahwa Korea Selatan dulunya berbentuk kerajaan? Mungkin hampir sebagian orang tahu akan hal tersebut. Karena memang sering dibahas sekarang ini bahwa terdapat beberapa idol Korea yang merupakan keturunan dari raja Korea terdahulu. Jika Anda penasaran akan pembahasan lebih lanjut terkait dengan Kerajaan Korea ini. Yuk, simak lebih lanjut artikel di bawah ini!

Kerajaan Korea

sumber: istock

Rezim monarki pada sejarah Korea telah memerintah secara turun-temurun sejak era Sebelum Masehi. Dinasti pertama yang memerintah adalah Gojoseon, yang berdiri sejak tahun 2333 SM. Selama hampir empat milenium Korea berada pada sistem dinasti. Baru pada awal abad ke-20, pemerintah dinasti di Korea berakhir karena Jepang menganeksasi Korea pada 22 Agustus 1910. 

Berikut beberapa dinasti yang pernah berkuasa di Korea:

Gojoseon (2333 SM – 108 SM)

Seperti apa yang tertulis sebelumnya, dinasti satu ini merupakan kerajaan pertama di Korea yang didirikan oleh Dangun Wanggeom. Meskipun tertulis bahwa dinasti ini berdiri sejak tahun 2333 Sebelum Masehi, namun sesungguhnya para sejarawan memiliki banyak pendapat mengenai tahun pasti berdirinya dinasti ini.  

Dari bukti arkeologi yang ditemukan pada zaman perunggu menunjukkan bahwa pada abad ke-9 hingga ke-4 SM, kebudayaan kerajaan ini berkembang di semenjang Korea dan Manchuria. Pada abad ke-5 SM, Gojoseon menjadi kerajaan yang kuat setelah banyak kelompok suku yang bergabung. 

Kekuasaan Gojoseon tersebut mengakibatkan terjadinya perselisihan antara Gojoseon dan Dinasti Han (206 SM – 220 SM) yang sebelumnya lebih dulu menyatukan China menjadi wilayah kekaisaran yang besar. Sehingga membuat Dinasti Han mengirim pasukan mereka yang sejumlah kurang lebih 5.000 orang untuk menginvasi Gojoseon dan berhasil merebut ibu kotanya. Sejak saat itu, Kerajaan Gojoseon mengalami keruntuhan dan mulai bermunculan negara-negara kecil yang menjadi asal muasal periode Tiga Kerajaan.

Baca Juga: Menilik Lebih Dalam Mengenai Silsilah Kerajaan Inggris

Pra-Tiga Kerajaan (239 SM – 494 SM)

Setelah dinasti Gojoseon runtuh, muncul sejumlah negara pecahan dan salah satu yang terbesar adalah Buyeo.

Buyeo

Kerajaan Buyeo ini sendiri tidak dapat banyak bukti yang bisa menceritakannya. Tetapi diperkirakan bahwa kerajaan satu ini dipercayai berkembang sejak 2 M – 494 M di kawasan Korea Utara. Kemudian pada tahun 86 SM, kerajaan Buyeo ini terbagi menjadi dua yaitu Dongbuyeo (Buyeo Timur) dan Bukbuyeo (Buyeo Utama).

Samhan

Samhan sendiri merupakan gabungan dari tiga negara konfederasi yaitu Mahan, Jinhan, dan Byeonghan. Ketiga negara tersebut menjadi tonggak berdirinya periode tiga kerajaan. Dari ketiga negara konfederasi tersebut, Mahan merupakan yang terbesar karena melingkupi 54 negara. 

Baca Juga: SKY University, 3 Universitas Korea Selatan Terpopuler

Periode Tiga Kerajaan (57 SM – 935 SM)

Periode Tiga Kerajaan mengacu pada tiga kerajaan yaitu Silla, Goguryeo dan Baekje. 

Silla

Dinasti Silla merupakan salah satu dari Tiga Kerajaan Korea yang berdiri tahun 57 SM. Munculnya dinasti ini berawal dari sebuah kerajaan kecil di Konfederasi Samhan. 

Pada abad ke-2, Dinasti Silla menjadi kerajaan yang kuat dan sering terlibat dalam konflik dengan Kerajaan Baekje serta Goguryeo yang merupakan bagian dari periode Tiga Kerajaan ini dan juga Jepang. 

Demi menaklukan kedua kerajaan tersebut, Raja Silla yaitu Muyol bersekutu dengan Dinasti Tang untuk menyerbu Goguryeo pada tahun 661 SM. Kemudian pada tahun 667 SM, mereka kembali melanjutkan serangan dan membuat Dinasti Goguryeo takluk. Lalu disusul dengan Baekje yang menyerah kepada Silla pada tahun 668 SM. 

Karena hal tersebut, periode Tiga Kerajaan ini dikenal dengan periode Silla bersatu (668 SM – 935 SM). 

Baekje

Berdiri pada tahun 18 SM, Kerajaan Baekje didirikan oleh Onje. Dinasti satu ini merupakan bagian dari Konfederasi Mahan yang ada di lembah Sungai Han. 

Dinasti Baekje pada abad ke-4 bertumbuh menjadi negara yang gemilang dan berhasil menguasai semua negara bagian Konfederasi Mahan serta bagian barat semenanjung Korea. 

Tetapi sayang pada tahun 668 SM, Baekje berhasil diruntuhkan oleh Pasukan Silla dan Dinasti Tang yang bekerjasama untuk menghancurkannya.

Goguryeo

Pada Periode Tiga Kerajaan, Goguryeo merupakan dinasti paling besar yang didirikan oleh Jumong. 

Goguryeo mencapai kejayaannya pada abad ke-5 setelah Raja Gwanggaeto dan anaknya yaitu Jangsu memperluas wilayah kekuasaanya hingga ke Manchuria dan Mongolia. 

Kemudian Raja Jangsu juga berhasil merebut Seoul dari Kerajaan Baekje dan membuat Silla bertekuk lutut. 

Namun, akhirnya Kerajaan Goguryeo berhasil bertekuk lutut pada Silla dalam serangan gabungan dengan Dinasti Tang yang mereka lakukan.

Konfederasi Gaya

Gaya merupakan salah satu konfederasi yang terletak di lembah Sungai Nakdong, Korea Selatan. 

Melihat dari bukti arkeologis, pada abad ke-3 hingga ke-4 Gaya merupakan hasil perkembangan dari gabungan beberapa kota di Byeonhan. 

Pada tahun 562 SM, Gaya berhasil ditaklukkan oleh Silla dan menjadi bagian dari kerajaannya. 

Balhae

Kerajaan satu ini dianggap merupakan kerajaan baru penerus Goguryeo yang berdiri antara tahun 698 M – 926 M. Dinasti ini runtuh setelah kalah dari bangsa Khitan (China) pada 926 M yang kemudian mayoritas wilayah utara juga direbut oleh Dinasti Liao dari China.

Baca Juga: Panduan Lengkap Pengajuan Visa Korea Selatan Terbaru 2023

Goryeo (918 – 1392)

Dinasti Goryeo berdiri pada tahun 918 M oleh Wang Geon atau Raja Taejo di Songdo. 

Nama Goryeo merupakan singkatan dari Goguryeo yang menjadi asal mula nama Korea. 

Selama berdiri hingga tahun 1392 M, dinasti ini banyak terlibat dalam perselisihan dengan kekuatan besar. Seperti pada tahun 1231 M, Goryeo berselisih dengan bangsa Mongol. Peperangan tersebut bahkan berlangsung selama 25 tahun lamanya yang berakhir setelah adanya perjanjian damai dengan Kerajaan Mongol.

Joseon (1392 – 1897)

Setelah Goryeo hancur, Jenderal Yi Seong-gye menidirikan dinasti Joseon.

Nama Joseon sendiri beliau gunakan sebagai bentuk penghormatan kepada Kerajaan Gojoseon yang merupakan kerajaan pertama di Korea terdahulu.

Selama Joseon berdiri, dinasti ini telah mengalami perkembangan yang pesat terutama di bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan. 

Dinasti ini memiliki masa pemerintahan terpanjang di Asia Timur, yakni selama total 505 tahun memerintah Korea hingga berakhir pada tahun 1897. 

Tidak heran bahwa dinasti satu ini terkenal di berbagai kalangan masyarakat karena memang pemerintahan dinasti satu ini sangatlah lama kala itu.

Kekaisaran Korea Raya (1897 – 1910)

Kekaisaran Korea Raya merupakan penerus Dinasti Joseon yang didirikan oleh Raja Gojong pada tahun 1897. 

Sejak berdiri hingga berakhirnya pemerintahan tersebut, hanya ada dua raja yakni Raja Gojong dan Sunjong yang memerintah.

Sistem monarki di Korea yang berlangsung cukup lama tersebut akhirnya berhenti setelah Kekaisaran Korea Raya ini memerintah. Setelah pada 22 Agustus 1910, Korea dianeksasi oleh Kekaisaran Jepang.

Baca Juga: Bukchon Hanok Village: Kawasan Wisata Tradisional di Pusat Kota

List Idol Kpop Keturunan Bangsawan

Banyak penggemar yang suka menggali informasi terkait dengan artis yang mereka sukai. Sehingga terkadang fakta berupa idol atau bias mereka merupakan salah satu keturunan bangsawan suka membuat heboh di kalangan penggemar. Berikut beberapa daftar artis yang merupakan keturunan bangsawan dan sudah banyak orang ketahui:

  1. Sunny SNSD – Pangeran Hyoryeong dari klan Jeonju Lee (Joseon)
  2. Jeno NCT Dream – klan Jeonju Lee (Joseon)
  3. Suga BTS – klan Yeoheung Min
  4. Taemin Shinee – klan Jeonju Lee (Joseon)
  5. Jin BTS – Pangeran Heung Gwang dari klan Yangban (Silla)
  6. V BTS – klan Yangban (Silla)
  7. Beomgyu TXT – klan Gyeongju

Nama di atas hanya beberapa yang ditulis dalam list tersebut. Faktanya, masih banyak artis Korea yang merupakan keturunan bangsawan dan yang mungkin belum terekspos. 

Baca Juga:  7 Snack Korea yang Wajib Anda Coba dan Beli di Korea Selatan!

Ingin Segera ke Korea untuk Melihat Peninggalan Kerajaan Korea yang Tersisa?

Setelah membaca artikel di atas, apakah Anda tertarik untuk menggali lebih dalam terkait dengan Kerajaan Korea? Jika iya, tentu hanya bisa Anda dapatkan jika berkunjung ke Korea Selatan. Di sana masih banyak sekali peninggalan kerajaan Korea terdahulu yang bahkan masih berdiri kokoh hingga saat ini. Istana Gyeongbokgung merupakan salah satu dari peninggalan tersebut. Sehingga bagi Anda yang ingin mempelajari lebih dalam terkait dengan budaya Korea harus langsung mengunjungi negaranya.

Di sini Anda tentu membutuhkan visa untuk perjalanan ke Korea Selatan. Jika mengalami kesulitan akan hal tersebut, Mediamaz siap membantu Anda dalam pengurusan visa Korea Selatan Anda. Apabila Anda membutuhkan penerjemahan dokumen dalam bentuk bahasa Korea atau bahasa Inggris untuk pengajuan visa tersebut. Anda juga bisa menghubungi kami karena Mediamaz merupakan perusahaan jasa penerjemahan serta legalisasi dokumen terpercaya.

Anda tidak perlu khawatir untuk menggunakan jasa layanan dari Mediamaz karena tim kami adalah mereka yang profesional di bidangnya dan sudah memiliki sertifikasi. Sehingga tentu pengurusan visa serta dokumen yang ingin Anda terjemahkan dan legalisasi tentu aman. Biaya yang Anda keluarkan untuk jasa layanan Kami akan terjamin dengan baik. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi tim Mediamaz TS atau cek website resmi Mediamaz di sini.

Baca Juga: Everland Korea: Taman Hiburan Terbesar di Korea Selatan

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *