Keunikan Sistem Pendidikan di Jepang

Keunikan Sistem Pendidikan di Jepang

sistem pendidikan di Jepang

Negara Jepang merupakan salah satu negara yang paling sukses dengan teknologinya selain Amerika. Boleh dibilang Jepang merupakan negara yang paling unggul dari segi kualitas hingga kuantitas mereka dalam segala bidang di Asia Timur. Selain sukses dengan bidang teknologinya yang selalu memiliki inovasi, Jepang juga terkenal akan sistem pendidikannya, tidak heran jika negara yang mendapat julukan sebagai negara matahari terbit ini masuk dalam kategori sebagai salah satu negara dengan Pendidikan terbaik di dunia. Namun apakah faktor sistem Pendidikan di Jepang yang baik mempengaruhi kemajuan SDM warga Jepang? Untuk mengetahui lebih lanjut, kami akan memberikan informasi kepada anda mengenai hal apa saja yang terkait dengan Pendidikan di Jepang. Simak informasi dibawah ini

PERKEMBANGAN SISTEM PENDIDIKAN DI JEPANG

Jika membahas mengenai perkembangan sistem Pendidikan, tentu saja setiap negara memiliki perbedaan masing-masing. Sistem Pendidikan di Indonesia tidak jauh berbeda dengan negara Jepang untuk pembagian kelas nya. Sama seperti halnya dengan Indonesia, Jepang juga memiliki klasifikasi kelas untuk para siswa nya yang dimulai dari TK (Taman Kanak-kanak) hingga pada tahap akhir ke perguruan tinggi. Yang membedakan adalah dari pemberian nama kelas nya saja. Berikut merupakan tingkatan kelas yang harus diambil oleh pelajar di Jepang menurut gogonihon.com :

  1. Yochien (seperti PAUD) dengan kisaran usia antara 3-5 tahun
  2. Shogakko (Sekolah Dasar) usia 6-12 tahun
  3. Chugakko (Sekolah Menengah Pertama) usia 12-15 tahun
  4. Koko (Sekolah Menengah Atas) usia 15-18 tahun
  5. Senmon Gakko (Sekolah Menengah Kejuruan) usia 15-18 tahun
  6. Daigaku (Perguruan Tinggi) secara umum seperti perguruan tinggi lainnya di dunia dengan waktu kuliah sekitar 2-4 tahun

Sejak tahun 1980, Jepang lebih fokus pada Pendidikan internasional di perguruan tinggi negara mereka dengan menerapkan sistem khusus untuk setiap pelajar internasional yang belajar di Jepang diharuskan untuk menyelesaikan tes bahasa Jepang. Ada fakta menarik tentang Jepang mengenai bahasa yang digunakan, negara Jepang sangat menjunjung tinggi bahasa ibu atau bahasa Jepang sehingga banyak warganya yang tidak menguasai bahasa internasional seperti bahasa Inggris, sehingga hal yang wajib bagi pelajar internasional untuk menyelesaikan tes bahasa Jepang terlebih dahulu. 

Untuk kurikulum Pendidikan di Jepang dengan tingkat satuan Pendidikan sekolah dasar hingga menengah, juga memiliki kurikulum yang hampir sama dengan Indonesia yaitu kurikulumnya terdiri dari mata pelajaran IPA, IPS, Matematika, selain itu juga mereka menerapkan Pendidikan moral dan ekstrakurikuler.  Sekolah di Jepang mewajibkan pelajarnya untuk bersekolah sampai usia 15 tahun, dan sebanyak 99% pelajar Jepang lulus dari menengah pertama untuk kemudian melanjutkan ke jenjang menengah atas. Yang menjadi keunikan negara ini akan pendidikannya adalah ketika sudah masuk jenjang chugakko atau SMA, pemerintah menggratiskan secara keseluruhan biaya Pendidikan akan tetapi untuk biaya transport dan makan siang maka akan ditanggung orang tua masing-masing. 

PENDIDIKAN DASAR DI JEPANG

Berdasarkan laman https://www.japanlivingguide.net/living-in-japan/children/elementary-school-system/ tentang informasi seputar Pendidikan di Jepang, untuk pelajaran sosial mulai dipelajari untuk kelas 3 sekolah dasar yang mencakup pelajaran sosial dasar seperti geografi dan sejarah. Selain belajar mengenai sejarah, siswa di Jepang juga dibekali ilmu pengetahuan mengenai budaya, tradisi, agama, hingga pengetahuan mengenai wilayah Jepang. Di kelas 3 dan 4 sekolah dasar, murid sekolah disana diajarkan untuk mengenal industri lokal, lingkungan hidup dan juga pembelajaran mengenai nenek moyang Jepang yang telah banyak berkontribusi membangun daerah tempat mereka tinggal, pembelajaran tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa bangga dan kasih sayang mereka terhadap nenek moyang dan juga masyarakat setempat. Untuk kelas 5, siswa diajarkan untuk memahami ruang lingkup sekitar yang dimana siswa diberikan edukasi mengenai bencana alam karena negara ini memiliki latar belakang sebagai negara yang paling rentan untuk mengalami bencana alam seperti gempa atau tsunami sehingga tidak heran jika sejak usia dini warganya diajarkan untuk siap dan tanggap bencana. Tingkatan sekolah dasar yang terakhir yaitu kelas 6 dimana siswa diajarkan mengenai dunia internasional dan peran Jepang untuk internasional sendiri. 

PENDIDIKAN MENENGAH DI JEPANG

Ada beberapa fakta menarik mengenai SMP di Jepang yang menjadikannya berbeda dengan di Indonesia. Menurut data dari factsanddetails.com yang mengutip dari educationinjapan.wordpress.com setidaknya ada 5,7% orang tua siswa di wilayah metropolitan memilih sekolah private. Alasan para orang tua memilih menyekolahkan anak mereka dengan private adalah karena prioritas yang sangat tinggi akan Pendidikan dan juga karena alasan mereka ingin mengeluarkan anak-anak mereka dari perlombaan seleksi yang begitu ketat karena negara Jepang memang terkenal akan persaingannya di dunia Pendidikan. 

Untuk Pendidikan menengah atas, siswa kelas Sembilan di Jepang sudah serius dengan masa depan mereka dengan mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi dan belajar dengan giat, tidak heran jika usia 18 di Jepang sudah banyak yang memutuskan untuk hidup mandiri.

PENDIDIKAN TINGGI DI JEPANG

Sama halnya seperti di seluruh dunia, jenjang Pendidikan paling tinggi di Jepang adalah universitas. Seperti yang sudah anda ketahui, untuk masuk ke perusahaan besar, gelar dari sebuah institusi adalah suatu keharusan bagi beberapa orang. Tercatat ada sekitar 800 universitas yang ada di Jepang dengan terbagi dalam 3 jenis:

  • Universitas Nasional

Sistemnya hampir sama dengan Indonesia, Jepang juga menerapkan sistem berbayar untuk dunia perkuliahan. Universitas nasional di Jepang cenderung menjadi Lembaga yang lebih besar untuk anggarannya, kurang lebih ada 90 universitas negeri di Jepang dan yang menjadi primadona adalah Universitas Tokyo dan Universitas Kyoto. Dua universitas tersebut menjadi universitas dengan biaya kuliah paling murah di Jepang dengan biaya kuliah sekitar 5 tahun selama masa studi 4 tahun. 

  • Universitas Negeri

Di Jepang ada sekitar 100 universitas negeri. Sama seperti di Indonesia, pajak bangunan negeri didanai oleh pemerintah. Tingkat biaya kuliah negeri di Jepang sama sistemnya dengan yang di universitas nasional

  • Universitas Swasta

Universitas swasta di Jepang tidak menerima dana dari negara, oleh karena itu biaya yang dikeluarkan untuk masuk ke swasta pun cukup mahal. Tidak heran jika fasilitas yang ditawarkan pun lebih baik daripada jenis universitas lainnya. Ada sekitar 600 universitas swasta di Jepang seperti Universitas Keio, Universitas Waseda, dan Universitas Sophia adalah universitas swasta yang terkenal di Jepang.

Diantara kesuksesannya akan dunia Pendidikan, Jepang tentunya juga memiliki kelemahan di dalam sistem pendidikannya. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan dari sistem Pendidikan di Jepang yang harus anda ketahui:

KEKURANGAN 

  • Kurangnya kreativitas yang ditonjolkan akibat penerapan sistem Pendidikan yang terlalu fokus pada nilai ujian dan bukan pada kinerja siswa
  • Pelajar tidak punya banyak kebebasan di kelas karena terlalu fokus dengan ujian 
  • Sistem pendidikan Jepang menciptakan kurangnya visi misi masa depan, salah satu penyebabnya adalah karena tuntutan dari guru mereka. ada kesamaan antara sistem Pendidikan di Indonesia dengan Jepang dalam permasalahannya, salah satu contohnya adalah tentang reputasi sekolah yang dimana semakin banyak SMA yang masuk universitas favorit maka reputasi sekolah akan semakin baik, begitu pula dengan negara Jepang yang menerapkan sistem serupa. 

KELEBIHAN 

  • Mengutamakan tata krama sebelum ilmu

Di Jepang siswa tidak diperbolehkan mengikuti ujian sebelum berumur 10 tahun, tapi mereka hanya mengikuti beberapa ujian kecil saja. Tiga tahun pertama sekolah, sekolah hanya fokus untuk mengajarkan tata krama dan mengembangkan karakter ketimbang ilmu teori. Mereka diajarkan mengenai kualitas diri bagaimana cara menghargai sesama makhluk hidup seperti manusia, hewan dan alam. 

  • Tidak memiliki petugas kebersihan

Para siswa di Jepang dilatih untuk membersihkan kelas mereka masing-masing. Sama halnya dengan di Indonesia, untuk Indonesia sendiri dikenal dengan istilah “Piket” dengan mengatur jadwal setiap hari di kelas menggunakan sistem pembagian kelompok, namun di Indonesia rata-rata masih menggunakan petugas kebersihan. Di Jepang, siswa juga dibagi dalam bentuk kelompok dimana ada yang bertugas untuk menyapu, mengepel, memotong rumput halaman dan lain-lain. 

  • Semua sekolah menggunakan seragam yang sama

Ada kesamaan lagi antara sistem Pendidikan di Jepang dengan Indonesia,yaitu adalah sekolah menggunakan seragam yang sama. Di Jepang juga menerapkan sistem tersebut guna menambah rasa kekeluargaan dan kebersamaan antara siswa disamping fungsi utamanya adalah sebagai identitas sekolah. 

SERAGAM SEKOLAH JEPANG

Setiap sekolah di dunia tentunya memiliki ciri khasnya masing-masing. Umumnya di wilayah Asia, sekolah menerapkan sistem untuk menggunakan seragam sekolah. Bagi anda pecinta film anime buatan Jepang tentunya tidak asing bukan jika karakter-karakter dalam anime memiliki ciri khas di seragam sekolahnya? Lalu apakah seragam sekolah yang digunakan karakter anime tersebut sama dengan sekolah dunia nyata di Jepang? Berikut merupakan informasi mengenai seragam sekolah yang umumnya dipakai di Jepang menurut japadventure.com dan livejapan.com : 

  • Sailor Uniform / Seragam Pelaut

Seragam jenis ini kebanyakan didesain khusus untuk pelajar perempuan di Jepang yang tentu saja terinspirasi dari seragam Angkatan laut. Seragam pelaut ini terdiri dari blus dengan kerah seperti pelaut dan juga terdapat rok lipat. Tidak semua sekolah menerapkan seragam seperti ini, namun desain seragam sekolah ini menjadi desain yang anti mainstream di Jepang.

  • Seragam Sukeban

Istilah Sukeban merupakan pengertian dari “gangster perempuan” di Jepang, lawan untuk seragam model Sukeban adalah tsuppari atau seragam gangster laki-laki. Dari sudut pandang siswa biasa, seragam Sukeban itu menakutkan namun terkesan keren dan unik. Baik Sukeban maupun tsuppari, keduanya merupakan sebuah fenomena bagi seragam sekolah Jepang dimana seragam tersebut banyak melahirkan karakter dari film-film anime, gambar manga (gaya gambar khas Jepang), buku hingga band Jepang. 

Ada banyak sekali sekolah hingga perguruan tinggi di Jepang yang memiliki akreditasi baik. Tidak ada salahnya jika anda mencoba peruntungan ke luar negeri untuk menggapai cita-cita anda, namun sebelum memiliki plan ke negara tujuan anda, ada baiknya untuk melihat tips-tips masuk Universitas dengan jurusan pilihan anda agar anda dapat mengetahui hal apa sajakah yang menjadi syarat untuk dapat masuk dan diterima di Universitas tersebut. Kami Mediamaz Translation Service siap membantu anda dalam mengurus berbagai macam dokumen bahasa asing hingga paspor untuk anda yang ingin berbisnis atau studi Pendidikan ke luar negeri, kami juga tentunya membantu anda terkait legalisir ijazah untuk keperluan Pendidikan anda sehingga anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan jasa legalisasi segala jenis dokumen kepada kami. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.