Kamu Berminat Jadi Freelance Translator? Harus Tahu Syarat-Syaratnya Dong!

Kamu Berminat Jadi Freelance Translator? Harus Tahu Syarat-Syaratnya Dong!

Pada umumnya, seorang penerjemah harus menguasai minimal 2 (dua) bahasa agar dapat menjadi penerjemah. Karena sesuai dengan definisi penerjemah yaitu mengalihkan satu bahasa ke bahasa lain. Ada banyak jenis penerjemah, salah satunya adalah freelance translator. Sebelum mengetahui langkah-langkah bagaimana cara menjadi seorang freelance translator, kamu perlu tahu apa itu freelance translator. Yuk lihat dibawah ini!

freelance translator

Photo by Freepik

Apa Itu Freelance Translator?

Freelance adalah suatu pekerjaan yang tidak terikat kontrak jangka panjang tetapi tetap memiliki ikatan kerja yang kuat. Dalam kontrak yang perusahaan atau klien berikan kepada seorang freelancer hanya berisikan waktu pengerjaan, projek yang harus pekerja kerjakan, serta biaya. Dalam hali ini, dapat disimpulkan bahwa freelance translator adalah seorang penerjemah yang bekerja dengan tidak terikat kontrak, melainkan atas kemauannya sendiri tetapi tetap dengan kaidah-kaidah pekerjaan yang sesuai.

Perbedaan Freelancer dengan Pekerja Biasa

Perbedaan antara pekerja biasa dan freelance adalah jika pekerja biasa memiliki gaji tetap dan dibayarkan setiap bulannya. Sementara seorang freelancer memiliki prinsip fleksibelitas seperti jam kerja, lokasi kerja, maupun pekerjaan itu sendiri.

Kelebihan Serta Kekurangan Menjadi Seorang Freelance Translator

Tentunya setiap pekerjaan memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Ini bisa kamu jadikan pertimbangan untuk menjalani profesi sebagai freelancer. Nah, berikut ini Mediamaz akan membahas tentang kelebihan serta kekurangan yang akan kamu temui jika kamu bekerja sebagai freelance translator.

Kelebihan Menjadi Pekerja Lepas

Cukup banyak, lho kelebihan menjadi seorang freelance translator yang bisa kamu baca di bawah ini:

1. Tidak Terikat dengan Jam Kerja

Kita tidak dapat menilai seorang freelance translator dengan absensi kehadiran mereka dalam sebuah perusahaan, melainkan dari hasil pekerjaannya. Freelance translator adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin bekerja tetapi memiliki kendala waktu dan tidak dapat bekerja full time di kantor.

2. Bebas Bekerja di Lokasi Manapun yang Kamu Mau

Sebagai seorang freelance translator yang tidak bekerja di kantor, kamu tentu bisa bekerja di manapun sesuai dengan tempat yang kamu inginkan. Misalnya, kamu dapat bekerja di cafe, restoran, maupun rumah kamu sendiri. Cocok banget buat kamu yang ingin bekerja dengan metode remote antar kota maupun antar negara.

3. Bebas Menentukan Pendapatan

Karena tidak mendapatkan gaji tetap tidap bulannya, seorang freelance translator dapat menentukan pendapatan mereka perbulannya. Ini dikarenakan mereka dapat memilih untuk mengambil projek yang mereka inginkan. Bahkan kamu bisa menentukan tarif jasa kamu sendiri, lho! Menarik kan?

4. Pekerjaan yang Menjanjikan

Saat ini, banyak perusahaan yang mencari pekerja freelance, dan ini terbukti dari banyaknya situs-situs yang menyediakan jasa freelance. Jadi, untuk kamu yang ingin menjadi freelance translator tidak perlu ragu lagi untuk mendaftarkan diri kamu menjadi seorang freelance, karena sangat menjanjikan.

Kekurangan Saat Menjadi Pekerja Lepas

Setelah mengetahui kelebihan menjadi seorang freelance, saatnya kamu mengetahui kekurangan dalam menjadi seorang freelance, yuk cari tau!

1. Fasilitas

Sebagai seorang freelance translator, tentunya kamu tidak memiliki perusahaan yang tetap. Dengan begitu, kamu juga tidak memiliki asuransi maupun fasilitas yang biasanya terdapat di perusahaan.

2. Sulit untuk Bersosialisasi

Di era digital seperti sekarang ini, yang semuanya serba online dan tidak perlu bertemu secara langsung memang memudahkan bagi sebagian orang, tidak terkecuali seorang pekerja lepas. Namun, ini menjadikan minimnya interaksi kepada orang lain dan menjadi sulit untuk bertukar pikiran karena tidak memiliki partner kerja.

3. Kedudukan dalam Masyarakat

Bagi sebagian masyarakat, khususnya Generasi X dan Generasi Y yang menganggap bahwa pekerjaan dengan jabatan yang tetap menjadi suatu tanda kesuksesan seseorang. Ini menjadikan seorang freelance sering dianggap sebagai pengangguran.

4. Minimnya Inspirasi

Biasanya seorang freelance bekerja pada bidang industri kreatif seperti copywriting, fotografi, videografi, dan sebagainya yang mengharuskan mereka memiliki pemikiran yang kreatif dan inspiratif. Seringkali seorang freelance malah hilang inspirasi karena banyaknya projek yang mereka kerjakan.

Syarat dan Kemampuan untuk Menjadi Freelance Translator

Sebelum kamu menjadi seorang freelance translator, kamu perlu tau syarat dan skill yang kamu butuhkan, yuk lihat di bawah ini!

1. Menguasai Minimal 2 (Dua) Bahasa

Tentunya untuk menjadi seorang penerjemah, kamu harus menguasai minimal 2 (dua) macam bahasa untuk dapat menerjemahkan dokumen maupun hal-hal yang klien kamu minta.

2. Memiliki Sertifikat HPI untuk Penerjemah Tersumpah

Untuk kamu yang ingin menjadi seorang penerjemah tersumpah, kamu perlu mendapatkan sertifikat HPI (Himpunan Penerjemah Tersumpah) sebagai bukti bahwa kamu adalah penerjemah tersumpah.

3. Memiliki Waktu yang Fleksibel

Sebagai seorang penerjemah freelance, tentunya kamu harus memiliki waktu yang fleksibel agar dapat mengerjakan pekerjaan dari klien secara tepat dan akurat dan tidak terburu-buru.

Bagaimana Cara Menjadi Freelance Translator?

Untuk menjadi seorang freelance translator dapat dikatakan cukup mudah karena sudah banyak platform yang menyediakan agar kamu dapat mendaftarkan diri sebagai freelance, salah satunya di Mediamaz Translation Service yang menyediakan platform freelance translator untuk kamu yang berminat menjadi penerjemah dan tanpa terikat kontrak dengan perusahaan. Tunggu apalagi? Ayo segera daftarkan diri kamu ke website Mediamaz Translation Service di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.