Pemerintah Jepang Longgarkan Aturan Terkait Turis Asing

Pemerintah Jepang Longgarkan Aturan Terkait Turis Asing

Jepang merupakan salah satu negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara yang terekenal dengan sebutan Negeri Sakura ini memiliki banyak pesona indah di berbagai bidang. Hal ini dapat dilihat dari keberagaman budaya dan pariwisata yang ada disana. Keindahan Jepang mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai negara, salah satunya Indonesia. Tak heran jika banyak orang yang memilih Jepang sebagai tujuan dari destinasi liburannya.

Liburan ke Jepang

Source: Live Japan

Aturan Pemerintah Jepang Terkait Turis Asing

Pemerintah Jepang baru saja merilis peraturan terkini yang ditujukan untuk turis asing. Mereka yang hendak liburan ke Jepang saat ini diperbolehkan mengikuti paket wisata tanpa pemandu. Aturan ini berlaku mulai Rabu (07/09/2022). Diketahui bahwa Jepang telah membuka pintu masuk internasional sejak Juni 2022. Namun hanya wisatawan yang tergabung dalam tur berpemandu yang bisa masuk. “Turis dari semua negara akan dimungkinkan masuk ke sini (Jepang) dengan paket tur tanpa pemandu, dan kami akan membuat prosedur masuk di bandara lebih lancar,” ujar Perdana Menteri Fumio Kishida, seperti yang dikutip Channel News Asia, Rabu (31/08/2022).

Namun, dikutip dari Japan Times, Pemerintah Jepang belum merinci apa yang dimaksud “paket wisata”. Menurut seorang pejabat pemerintah, pedoman terkait dikatakan baru akan rilis dalam beberapa hari mendatang. Selain itu, seorang pejabat di Kementerian Pariwisata mengatakan bahwa wisatawan masih memerlukan “sponsor” atau agen perjalanan di Jepang yang bisa mereka hubungi jika wisatawan terinfeksi virus Corona. Artinya, wisatawan individu seperti backpacker yang pergi tanpa sponsor atau penjamin masih belum diperbolehkan.

Baca juga: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Thailand

Untuk itu, penting untuk memantau pedoman lengkap tentang aturan baru ini yang akan rilis dalam beberapa waktu ke depan, demi perjalanan yang lebih nyaman ke Jepang. Tambah kuota wisatawan Selain memperbolehkan wisatawan datang ke Jepang dengan paket wisata tanpa pemandu, Jepang juga menambah batas kedatangan harian menjadi 50.000 wisatawan.

Tujuan Diberlakukannya Peraturan Baru

Peraturan ini merupakan langkah signifikan untuk menyambut kembali penerapan pariwisata secara penuh. “Di negara-negara di seluruh dunia, pertukaran pengunjung internasional telah tumbuh. Untuk berpartisipasi dalam pertukaran ini dan untuk mendapatkan keuntungan dari Yen (mata uang Jepang) yang melemah, kami akan menaikkan batas kedatangan harian menjadi 50.000 mulai 7 September,” tutur Fumio.

Dapat dikatakan bahwa meski dengan segala keterbatasannya, aturan baru ini akan menjadi angin segar bagi pariwisata Jepang yang masih lesu. Sebab, tur berpemandu yang disertai aturan kunjungan ketat rupanya terbukti tak populer di kalangan wisatawan mancanegara. Sejak Juni, tur kelompok telah diizinkan. Namun, menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang, hanya sekitar 144.500 wisatawan mancanegara yang diperkirakan masuk ke Negeri Sakura pada Juli.

Angka ini jauh dibawah angka kunjungan wisatawan mancanegara pada periode sebelum pandemi. Misalnya pada 2019, angkanya mencapai 31,9 juta. Pada 2020 sebelum pandemi melanda, angkanya sudah berada dalam jalur untuk mencapai target 40 juta. Sementara sebuah survei online yang dilakukan oleh perusahaan pemasaran pariwisata D2C X pada Juli menemukan bahwa 72 persen dari sekitar 1.700 responden mengatakan “tidak akan” atau “kemungkinan besar tidak akan” mengunjungi Jepang jika kontrol perbatasan ketat masih berlaku.

Namun perlu diingat, meskipun saat ini memesan tur berpemandu tidak diberlakukan, wisatawan mancanegara tetap perlu mengajukan permohonan visa. Yang Berarti perlu proses panjang dan memakan waktu. Selain itu Kishida juga mengatakan bahwa Jepang akan mencabut aturan tes PCR pra-kedatangan mulai 7 September jika penumpang telah menerima vaksin booster dengan jenis vaksin yang disetujui.

Baca juga: Tempat Wisata di Turki Yang Wajib Dikunjungi

Tertarik Untuk Langsung Liburan Ke Jepang? Yuk Temuin ke Negaranya Bareng Mediamaz!

Itulah beberapa penjelasan terkait peraturan baru pemerintah Jepang terkait turis asing! Gimana nih, apakah kamu tertarik untuk langung pergi liburan ke Jepang? Sebelum itu, terjemahkan dulu yuk berkas dan dokumen untuk keperluan kamu selama di Jepang.

Kamu perlu menerjemahkan dokumen seperti passport, KTP, Visa, dan hal-hal lain yang memang kamu butuhkan untuk menetap sementara di luar negeri. Jadi tunggu apa lagi? Segera terjemahkan serta legalisasikan dokumen kamu di Mediamaz Translation Services biar bisa langsung terbang ke Jepang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.