Galat basis data WordPress: [Table 'medg6566_wp818.wp8e_trustindex_google_reviews' doesn't exist]
SHOW COLUMNS FROM `wp8e_trustindex_google_reviews` LIKE "highlight"

Galat basis data WordPress: [Table 'medg6566_wp818.wp8e_trustindex_google_reviews' doesn't exist]
ALTER TABLE `wp8e_trustindex_google_reviews` ADD highlight VARCHAR(11) NULL AFTER rating

Tips Mendapatkan Skor Tinggi dalam Ujian TOEFL

Tips Mendapatkan Skor Tinggi dalam Ujian TOEFL

Tips Mendapatkan Skor Tinggi dalam Ujian TOEFL

Tips Mendapatkan Skor Tinggi dalam Ujian TOEFL

Sebagian besar dari kamu tentu sudah mengenal apa itu TOEFL. Tes ini merupakan tes yang umum digunakan sebagai salah satu persyaratan untuk masuk kuliah di hampir semua universitas di Kanada, Amerika Serikat, dan beberapa negara lainnya. Baik untuk program S1, atau juga S2. Yuk, kita bahas lebih lanjut mengenai TOEFL dan tips mendapatkan skor tinggi tes tersebut.

 

Pengertian TOEFL

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Dengan kata lain pengertian TOEFL adalah tes yang biasanya digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan seseorang, tentang bahasa Inggris yang dimilikinya. Tes ini sendiri ditujukan untuk mereka yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu, atau juga negara – negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa asing atau bahasa kedua mereka.

Umumnya ada 3 jenis tes TOEFL yang ada di dunia, yaitu PBT, CBT, dan iBT. Namun, khusus di Indonesia ada satu jenis TOEFL lagi yaitu iTP. Perbedaan dari ketiga tes tersebut tidak terlalu signifikan. Jika jenis Paper Based Test (PBT-TOEFL) sistemnya menggunakan paper atau lembaran – lembaran kertas soal dan lembar jawaban yang harus diisi dengan pensil 2B. Dan materi yang diujikan ada tiga, yakni listening, structure, dan reading.

Jika untuk Computer Based Test (CBT) TOEFL, menggunakan sistem berbasis komputer. Semua soal menggunakan software dan langsung dijawab atau dikerjakan di komputer. Untuk materi yang diujikan sama dengan PBT namun ada satu tambahan yakni structure. Dan yang terakhir Internet Based Test (iBT) TOEFL, tipe ini terbaru yang dirilis pada tahun 2005. Sistem ini sama dengan CBT bedanya mereka bisa menjawab soal secara daring.

 

Bagian – Bagian Tes Tersebut

Untuk lulus dalam ujian TOEFL, terutama tes iBT TOEFL. Kamu harus mengerjakan rangkaian bagian tes ini, antara lain:

  1. Reading Comprehension

Ini adalah sesi di mana kamu, akan diberikan 4 hingga 6 teks tingkat universitas. Kamu harus membacanya dengan baik, sebelum menjawab berbagai pertanyaan dengan menggunakan pilihan ganda. Tujuan dari ujian ini, agar kamu memahami teks, kosakata bahasa, gagasan utama, makna, kesimpulan dan lainnya.

      2. Listening Comprehension

Ini ada sesi di mana kamu harus mendengarkan 2 hingga 3 jenis percakapan dan juga 4 hingga 6 jenis kuliah yang harus disimak dengan baik. Sebelum menjawab berbagai pertanyaan yang jawabannya pilihan ganda. Disini kamu harus menyimak kesimpulan, detail penting, intonasi serta kosakata bahasa yang digunakan.

     3. Structure and Written Expression

Dan tips mendapatkan skor tinggi yang terakhir. Tes ini menguji kemampuanmu dalam memahami tata bahasa dan ungkapan-ungkapan yang biasa dipakai. Tes bagian ini juga memintamu untuk mengetahui letak kesalahan dari tata bahasa/ungkapan. Jumlah soal tes ini yang diberikan sebanyak 40 soal dengan waktu 25 menit.

 

Strategi Mengerjakan Soal TOEFL

  1. Membuat daftar nilai

Kunci kesuksesan nilai TOEFL adalah target. Kamu harus tahu berapa nilai yang kamu butuh untuk memasuki sebuah perguruan tinggi atau perusahaan di luar negeri. Buatlah daftar nilai minimum yang menjadi syarat masuk. Kamu bisa mencari tahu di situs resmi sekolah atau perusahaan yang dituju.

     2. Cari tahu tentang format tes TOEFL

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika tes TOEFL terdapat 3 jenis, yakni iBT, PBT dan CBT. Tes TOEFL iBT dan PBT meliputi tes membaca (reading), menyimak (listening), berbicara (speaking), dan menulis (writing). Masing-masing tes memiliki waktu dan soalnya tersendiri. Misalnya untuk tes menulis PBT, peserta akan diminta untuk membuat sebuah esai sepanjang 250-300 kata dalam waktu 30 menit.

    3. Buat target durasi belajar

Kamu sudah tahu berapa nilai yang harus kamu capai, kamu pun sudah tahu kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Sekarang, waktunya membuat target durasi belajar. Hal ini dimaksudkan agar kamu tahu berapa lama kamu harus belajar dan berlatih sehingga kamu tidak hanya mempelajari satu bagian saja.

 

Aplikasi yang Bisa Meningkatkan Skor TOEFL

Dengan mengasah kemampuan bahasa Inggris kita, tentu bisa sangat membantu dalam mengerjakan soal TOEFL. Selain belajar dari internet, ternyata ada aplikasi yang bisa membantu kamu juga loh. 

  1. TOEFL Practice Test
  2. English Listening Test
  3. Latihan TOEFL Structure
  4. TOEFL Practice – TOEFL Test – Essays & Preparation
  5. Exam English: TOEFL Grammar

 

Layanan Mediamaz Translation Service

Demikian, penjelasan singkat mengenai tes TOEFL dan tips mendapatkan skor tinggi. Tes ini memang menjadi salah satu persyaratan untuk mendaftar beasiswa dan universitas di luar negeri, untuk itu persiapkan dengan matang ya! Jika kamu membutuhkan jasa untuk menerjemahkan dokumen, jangan khawatir. Meddy siap membantu kamu dalam berbagai layanan jasa yang kami miliki, tentu dengan harga yang sangat terjangkau. Langsung hubungi kami di sini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.