Tips Mengajukan Visa Pelajar Untuk Kuliah di Luar Negeri

Tips Mengajukan Visa Pelajar Untuk Kuliah di Luar Negeri

Tips Mengajukan Visa Pelajar Untuk Kuliah di Luar Negeri

Saat melakukan perjalanan luar negeri, setiap orang membutuhkan paspor sebagai bukti izin untuk masuk ke suatu negara. Namun, tak hanya paspor beberapa negara mewajibkan kepemilikan visa sebagai syarat tambahan untuk masuk ke suatu negara. Artikel ini akan mengulas mengenai tips mengajukan visa pelajar.

Apa itu Visa?

Visa merupakan sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh suatu negara melalui salah satu perwakilannya yang isinya berupa izin untuk bisa memasuki negara tersebut, dalam suatu periode waktu serta untuk tujuan tertentu. 

Visa menjadi salah satu dokumen yang menjadi alat bukti diizinkannya seseorang untuk masuk suatu negara. Berbeda dengan paspor yang dikeluarkan oleh negara asal pemohon, visa dikeluarkan oleh negara tujuan yang akan didatangi oleh pemohon. Bentuk dokumen ini pun beragam, tergantung dari negara yang mengeluarkannya. Ada yang berbentuk stempel, ada pula yang berupa stiker yang ditempel pada paspor, ada juga berupa soft file. 

Untuk visa yang berbentuk soft file, sering juga disebut eVisa. Proses pembuatannya dilakukan sebelum menginjakan kaki di negara tujuan. Nanti hasil akhirnya bukan berupa stiker, melainkan file yang dikirim via email.

Karakteristik Dokumen Tersebut

Meskipun tidak semua negara mewajibkan wisatawan untuk membawa visa, kamu masih perlu mengetahui macam – macam visa yang umum dan paling sering digunakan. Apa aja ya jenis visa itu.

Visa turis, kalau kamu ingin berpergian ke luar negeri kamu harus punya visa ini guys. Pada dasarnya visa turis atau visa kunjungan wisata diperlukan saat kamu mengunjungi suatu negara untuk tujuan pariwisata. Visa transit, nah kalau ini ketika kamu ingin traveling ke negara tertentu tapi harus melewati transit di negara lain. Kemudian visa bisnis, jenis visa yang ditujukan untuk kepentingan bisnis atau komersial dalam jangka waktu yang cukup lama.

Visa kerja, kalau kamu berkeinginan untuk magang atau kerja di luar negeri, kamu tentu membutuhkan visa ini! dikenal dengan istilah work visa, jenis visa ini memperbolehkan pemegangnya untuk bekerja sebagai karyawan pada perusahaan yang ada di negara tujuan. Dan visa pelajar, visa yang diperuntukkan bagi kamu yang hendak menempuh pendidikan di negara lain.

Apa itu Visa Pelajar?

Seperti yang sudah dikatakan secara singkat sebelumnya, dan visa ini secara umum tidaklah berbeda dengan visa lainnya. Yang mana memberikan izin bagi warga asing untuk tinggal di suatu negara tertentu yang bukan merupakan negaranya sendiri. Tanpa mengantongi visa tersebut, tentu kamu akan dianggap sebagai pelajar ilegal di negara tersebut.

Seperti namanya yang sudah jelas, visa pelajar ditujukan khusus bagi para pelajar, Dimana selain dari pada yang ditentukan, yaitu belajar. Kamu tidak boleh melakukan aktivitas lain seperti bekerja, melakukan bisnis atau berperilaku sebagai seorang diplomat.

Walau pada negara tertentu ada aturan bagi pelajar untuk bekerja, tapi ini harus berupa aktivitas sampingan, bukan yang utama. Dimana kamu tidak boleh bekerja lebih dari jam yang ditentukan. Persentase jam kerja dan belajar ditentukan berbeda oleh aturan tiap negara. Sebagai contoh di Belanda hanya boleh bekerja 10 jam per minggu.

Tips Mengajukan Visa Pelajar untuk Kuliah ke Luar Negeri

Untuk mengurangi kemungkinan pengajuan visa bermasalah, mungkin Meddy bisa membantu kamu nih dengan beberapa tips yang bisa kamu lakukan. Berikut 5 tips mengajukan visa pelajar.

  1. Cek jenis visa

Kebanyakkan negara hanya memiliki 2 jenis pelajar, seperti Student Pass di Singapura dan Malaysia. Namun, ada beberapa negara yang memiliki kebijakan yang berbeda. Seperti contoh Amerika Serikat yang memiliki 3 jenis visa pelajar atau Australia yang membagi visa pelajarnya jadi 8 sub-class.

Oleh karena itu, kamu harus mencari informasi di situ kedutaan besar/konsulat negara tujuanmu untuk mengetahui persis jenis visa pelajar apa harus kamu ajukan. Jangan lupa mencatat persyaratannya!

     2. Cek sertifikat tes bahasa

Tergantung dari bahasa yang digunakan program kuliahmu, negara tujuan kamu mungkin mengharuskan kamu melampirkan sertifikat hasil tes bahasa seperti IELTS atau GDS untuk pengajuan visa. Namun, perlu diingat kalau sertifikat beberapa tes bahasa memiliki masa berlaku. Misalnya sertifikat TOEFL dan TCF yang hanya berlaku hanya 2 tahun saja.

     3. Cek halaman kosong di paspor

Pastikan ada 4 – 6 halaman kosong di paspor. Memang visa pelajar di tempelkan di 1 halaman saja, tapi banyak negara mengharuskan ada minimal 2 lembar kosong yang berhadap – hadapan di paspor untuk proses pengajuan visa. Kalau saat pengajuan tidak ada lembar kosong, kamu akan diminta memperbarui paspor, dan tentunya akan menunda proses visamu.

    4. Terjemahkan dokumen

Semua dokumen dalam bahasa Indonesia yang jadi bagian persyaratan visa perlu diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah. Beberapa kedutaan besar/konsulat memiliki daftar penerjemah tersumpah yang bisa kamu hubungi untuk menerjemahkan dokumen.

     5. Cek biaya pengajuan visa

Tips mengajukan visa yang terakhir, proses pengajuan visa pelajar tentunya dikenakan biaya yang perlu dilunasi sebelumnya. Cari tahu informasi biaya terkini dan metode pembayaran yang diterima di situs kedutaan besar/konsulat negara tujuanmu. Saat kamu datang mengajukan visa pelajar, jangan lupa membawa bukti pembayaran.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan visa pelajar

Dokumen-dokumen yang biasanya dibutuhkan dalam pembuatan visa dapat berbeda-beda setiap negara. Namun, secara umum kamu harus mempersiapkan:

– Paspor dan KTP yang masih berlaku

– Formulir permohonan

– Pas foto

– Bukti pembayaran visa

– Surat keterangan terdaftar dalam program studi di institusi pendidikan

– Dokumen keuangan seperti slip gaji, rekening koran atau buku tabungan. 

Selain itu, beberapa negara mungkin juga meminta bukti perjalanan berupa bukti booking tiket pesawat. Ada pula yang mensyaratkan bahwa pelamar harus telah memiliki tempat tinggal di negara tujuan, ada pula yang mewajibkan harus telah terdaftar asuransi kesehatan. Perhatikan setiap detail persyaratan yang dituliskan seperti dokumen yang harus diterjemahkan terlebih dahulu, dan lain- lain.

Layanan Mediamaz Translation Service

Nah, untuk kamu yang bingung untuk menerjemahkan dokumen – dokumen untuk menerjemahkan ke bahasa negara yang dituju. Jangan khawatir! Kamu bisa menggunakan layanan ekspress yang Meddy miliki. Jangan panik dengan tenggat waktu, Meddy bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *