TOEFL vs IELTS

TOEFL vs IELTS

TOEFL vs IELTS

Kalau kamu ingin melanjutkan studi ke luar negeri, maka kamu akan diminta untuk memberi nilai tes kemampuan Bahasa Inggris.Tes tersebut bisa berupa TOEFL ataupun IELTS.  Biasanya hal ini digunakan untuk memastikan bahwa kemampuan bahasa Inggris kamu, baik dalam membaca, berbicara dan menulis cukup untuk mengikuti kuliah di kampus tujuan.

Apa itu TOEFL dan IELTS

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan tes yang bertujuan menguji dalam berkomunikasi Bahasa Inggris khususnya dibidang akademik dan institusi pendidikan. Ujian ini pun diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes di seluruh dunia.

Tes TOEFL terdiri dari dua tipe, yaitu TOEFL ITP dan TOEFL iBT. TOEFL ITP (Institutional Testing Program) biasanya digunakan untuk wilayah Asia, dengan skornya yang bersifat institusional, atau hanya digunakan untuk institusi dan wilayah lokal tertentu dan tidak berlaku di seluruh negara di dunia. 

Pada umumnya, tes TOEFL yang digunakan adalah tes TOEFL iBT (Internet Based Test) dimana kalian akan diminta untuk merekam semua jawaban kamu di komputer yang telah terhubung langsung dengan internet. Dan jawaban akan dikirim langsung ke ETS. 

Sedangkan, IELTS (International English Language Test System) merupakan tes berbahasa Inggris yang digunakan untuk tujuan akademik, imigrasi dan rekrutmen tenaga kerja dari negara lain.

Pada umumnya tes IELTS diterima oleh institusi di negara Australia,Inggris dan Selandia Baru. IELTS merupakan uji coba kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan bersama oleh Universitas Cambridge, British Council dan IDP Education Australia. Berbeda dengan TOEFL, IELTS lebih berorientasi pada British English dan sedikit Australian English.

Sistem penilaian Kedua Test

Tes TOEFL ITP terbagi menjadi tiga sesi ujian, yaitu Listening, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. 

Untuk sistem penilaiannya pun, TOEFL menggunakan sistem poin TOEFL menggunakan sistem poin 310-677 untuk ITP dan 0-120 untuk IBT dengan rata-rata nilai yang diminta adalah 80 atau 90.Untuk minimal skor TOEFL, tergantung universitas namun biasanya nilai skor TOEFL minimal yang harus diperoleh untuk bisa mengikuti program sarjana adalah 550 (IBT).

Sedangkan sistem penilaian dari IELTS adalah menggunakan sistem band dengan menilai setiap bagian dengan skor 0-9, yang kemudian akan diratakan untuk skor akhir dalam skala 0-9. Minimal skor yang harus didapat pun adalah 5.5 atau 6.

Berbeda halnya dengan tes TOEFL, tes IELTS semua jawaban akan ditulis tangan. Terdapat empat bagian, yaitu Speaking, Writing, Listening dan Reading.

Keuntungan memiliki skor TOEFL dan IELTS lebih awal

Adapun keuntungan dari masing – masing tes yang dilakukan sebagai berikut.

1.Range Score

Untuk range penilaian, kedua ini memiliki range yang berbeda. Untuk TOEFL iBT skor yang diberikan dikisarkan 0 – 120 dengan 120 adalah nilai tertinggi. Sedangkan IELTS antara 0 – 9 dimana 9 adalah nilai tertinggi.

2.Meminta tambahan sertifikat nilai akhir

Biasanya setelah tes kamu akan mendapatkan sertifikat skor akhir tes. Namun, biasanya universitas meminta sertifikat asli dari hasil tes bahasa Inggris kamu.

Bagi kamu yang mendaftar 2 universitas atau lebih dan ingin tetap menyimpan hasil sertifikat hasil kamu maka kamu membutuhkan tambahan sertifikat tersebut. Untungnya TOEFL dan IELTS memberikan jasa penambahan lembar sertifikat.

Untuk IELTS biasanya kamu hanya perlu membayar biaya kurir pengiriman sertifikat ke universitas yang dituju. Sedangkan TOEFL akan dikenakan biaya $20 untuk setiap penambahan sertifikat nilai kamu.

3.Jangka waktu hasil

Untuk TOEFL hasil akan keluar secara online selama 10 hari setelah tes, dan kamu bisa mendownload PDF dari hasil akhir 3 hari setelah nilai online diumumkan. Untuk IELTS hasil akhir bisa diperoleh setelah 13 hari kerja, dimulai dari waktu tes. 

Tips belajar cepat TOEFL dan IELTS

Buat kamu yang berminat untuk mengikuti test TOEFL atau IELTS sebagai persiapan masuk kuliah keluar negeri ataupun sekedar untuk mengetahui kemampuan. Kamu dapat mengikuti beberapa cara cepat ini.

1.Meluangkan waktu belajar

Tes kemampuan Bahasa Inggris selalu memerlukan waktu belajar karena tes ini memiliki beberapa materi yang perlu kamu pahami. Jika kamu berstatus sebagai pelajar, cobalah untuk meluangkan waktu tersebut. 

Mungkin kedengarannya bukan hal yang sulit, namun terkadang banyak yang lupa untuk mengikuti rutinitas ini. Kalau kamu sedang sekolah atau bekerja maka buatlah jadwal belajar sesuai mood terbaikmu (pagi,siang atau malam). Luangkanlah waktu perhari 2 jam untuk belajar. 

2.Menonton film berbahasa Inggris

Menonton film berbahasa Inggris merupakan cara ampuh untuk meningkatkan kemampuan listening lho! Kamu dapat mendengarkan percakapannya secara langsung dan hal tersebut justru juga dapat meningkatkan kemampuan vocab.

Ketika kamu tidak memahami sebuah kata atau kalimat yang diucapkan, kamu bisa melihatnya melalui subtitle Bahasa Inggris dan cobalah untuk mengetahui arti melalui kamus.

3.Memahami kelas kata

Hal ini sebenarnya merupakan sesuatu yang mudah untuk meningkatkan nilai structure dalam tes. Kamu perlu mengetahui serta memahami pembagian kata yang ada dalam satu kalimat di soal structure, seperti subject dan verbnya.

Kamu pun bisa mencari contoh soal belajar TOEFL atau IELTS gratis di internet atau melalui media lain. Jika sudah memahami kelas kata, kamu akan lebih mudah mengerjakan bagian structure nantinya. 

Layanan informasi

Bagaimana ingin kuliah di luar negeri? kamu harus segera mempersiapkan diri untuk mengikut tes – tes yang dibutuhkan tentu juga dokumen untuk persyaratan.

Nah, untuk kamu yang bingung ingin mengurus dokumen – dokumen untuk persiapan mendaftar kuliah ataupun beasiswa, seperti menerjemah dokumen atau legalisasi. Kamu bisa langsung menghubungi kami, sebagai solusi kebingungan kamu. Kami akan melayani kamu selama 24 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *