5 Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL atau IELTS

5 Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL atau IELTS

5 Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL atau IELTS

Sering kali pelamar beasiswa terkendala dengan salah syarat yaitu TOEFL/IELTS karena keterbatasan kemampuan maupun biaya. Tidak jarang, sahabat Meddy mengubur mimpi kuliah ke luar negeri karena bahasa pas – pasan. Padahal tidak sedikit mereka memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan studi. Apabila kamu salah satunya, jangan khawatir! Karena ada 5 beasiswa luar negeri tanpa syarat TOEFL atau IELTS lohh. Yuk cari tahu di artikel ini.

 

Global Korea Scholarship

5 Beasiswa luar negeri pertama yaitu dari Korea Selatan. Negara ini tidak mewajibkan syarat TOEFL di setiap beasiswa. Faktanya, Korea Selatan termasuk negara yang menjunjung tinggi bahasa ibu sebagai pengantar kuliah dan kehidupan sehari – hari. Beasiswa ini tergolong full dan akan diberikan sesuai kuota per tahun. Kemudian, kamu juga tidak perlu khawatir kekurangan atau kelebihan dana untuk membayar UKT karena pihak donatur akan langsung memberikan ke rekening kampus tujuan.

Hangul akan menjadi bahasa sehari – hari selama menjalani kehidupan di Korea, maka dari itu alangkah lebih baik kamu sudah mengetahui dasar – dasar bahasa Korea agar tidak terlalu bingung. Beasiswa ini memang tidak menuntut untuk memiliki TOEFL, akan tetapi kamu dituntut lulus TOPIK level 5 atau 6 saat les bahasa di sana.

Cakupan Beasiswa: 

  1. Uang saku hidup bulanan sebesar 900 ribu Won (Rp.10.925.506,-)
  2. Tunjangan kedatangan sebesar 200 ribu Won (Rp.2.427.890)
  3. Tunjangan pemulangan sebesar 100 ribu Won (Rp.1.213.945)
  4. Biaya kursus bahasa Korea, asuransi kesehatan, tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi
  5. Tunjangan tambahan 100 ribu Won (Rp. 1.213.945,-) jika memiliki skor TOPIK level 5 atau 6 setelah terdaftar di kampus  di Korea Selatan

Untuk informasi selengkapnya: https://www.studyinkorea.go.kr/ 

 

Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam untuk Mahasiswa Internasional

Beasiswa kedua, seperti yang kita tahu Asia Tenggara termasuk lokasi yang patut dipertimbangkan jika ingin kuliah ke luar negeri. Pemerintah Brunei Darussalam akan membiayai kuliah untuk jenjang Diploma, S1, dan S2 secara penuh melalui program Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students.

Selanjutnya, beasiswa prestisius ini biasa dibuka di awal tahun sekitar Januari – Februari. Perlu diperhatikan beasiswa tanpa TOEFL satu ini menggunakan batasan usia. Sehingga, harus kamu perhatikan detail seperti pelamar program Diploma dan S1 berusia antara 18 – 25 tahun dan bagi pelamar program S2 berusia maksimal 35 tahun per tanggal dibuka pendaftaran. 

Cakupan beasiswa:

  1. Uang saku untuk makan senilai BND $150,00 (Rp.1.581.697) per bulan
  2. Uang buku senilai BND $600.00 (Rp. 6.326.789) per tahun
  3. Akomodasi atau tempat tinggal di asrama kampus
  4. Bagasi bagi penerima beasiswa yang telah menyelesaikan kuliah, maksimum senilai BND $250,00 (Rp.2.500.000,) untuk wilayah ASEAN
  5. Asuransi selama masa kontrak beasiswa

Untuk informasi selengkapnya: http://www.mfa.gov.bn/Pages/bdscholarship.aspx 

 

Chinese Government Scholarship

5 Beasiswa luar negeri ketiga, beasiswa dari pemerintah China ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional, khususnya Indonesia untuk kuliah gratis di China. Jenis beasiswa ini dibagi dua, yaitu full dan parsial. Peserta akan mendapatkan beasiswa penuh jika mendaftar langsung ke universitas tujuan dan seleksi diterima, sedangkan parsial tidak menanggung biaya transportasi.

Lebih lanjut, beasiswa ini biasa dibuka pada akhir tahun pada Desember dan berakhir sekitar bulan Februari atau Maret pada tahun depannya. Jadi, kamu masih memiliki waktu sangat banyak untuk menyiapkan segala urusan administrasi.

Cakupan beasiswa:

  1. Uang saku sebesar:
  •  RMB 2500/ bulan untuk S1 (Rp. 5.283.619)
  • RMB 3000/bulan untuk S2 (Rp.6.349.414) 
  • RMB 3500/ bulan untuk S3 (Rp. 7.407.650)

 

Beasiswa Turkiye Burslari

Bagi kamu pemburu beasiswa luar negeri wajib memasukkan Turki ke dalam daftar sebagai tujuan melakukan pendidikan. Turkiye Burslari Scholarship membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang S1, S2, dan S3, penelitian dan program bahasa Turki untuk kalangan internasional.

Selanjutnya, beasiswa ini dibuka di awal tahun sekitar bulan Januari – Februari. Jika lolos, biaya kuliah kamu akan dibiayai penuh. Buat kamu yang memiliki keterbatasan bahasa Inggris, beasiswa ini tidak mewajibkan untuk menggunakan TOEFL / IELTS sebagai syarat masuk. Meskipun begitu, untuk menjadi poin plus kamu bisa melampirkan sertifikat bahasa Inggris, bahasa Arab, atau Prancis sebagai tambahan nilai. 

Cakupan beasiswa:

  1. Biaya kuliah full
  2. Akomodasi berupa asrama
  3. Tiket PP Indonesia – Turki
  4. Kursus bahasa Turki gratis selama 1 tahun
  5. Uang saku untuk kebutuhan bulanan, 
  • 600 TL (Rp. 1.270.433) jenjang S1
  • 850 TL (Rp. 1.799.780) jenjang S2
  • 1200 TL (Rp. 2.540.866 jenjang S3)

Untuk informasi selengkapnya: https://turkiyeburslari.gov.tr/ 

 

Beasiswa Pemerintah Rusia

Rusia juga menjadi salah satu negara yang tidak mewajibkan pelajar internasional untuk fasih bahasa Inggris. Namun, Pemerintah Rusia memberikan tunjangan kuliah penuh bagi mahasiswa internasional yang lolos seleksi. Uniknya, jika peserta lolos, maka tidak perlu mengikuti ujian masuk universitas.

Kemudian, lembaga negara Rusia menyeleksi calon mahasiswa unggul di seluruh dunia pada awal tahun dengan membuka berbagai prodi. Mulai dari jenjang S1 (4 tahun), S2 (2 tahun), dan spesialis (5 tahun). Beasiswa ini biasa dibuka saat akhir tahun, sekitar Oktober – Desember.

Untuk informasi selengkapnya: https://russia.study/en 

 

Nah, itulah 5 beasiswa luar negeri yang tidak butuh TOEFL/IELTS sahabat Meddy. Dan cakupan beasiswa yang diberikan pun tidak tanggung – tanggung, lumayan kan! Untuk persiapan dokumen, kamu bisa konsultasikan kepada kami untuk menerjemahkan segala dokumen persyaratan. Lebih lanjut, langsung hubungi kami di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.